BalikpapanTitiknolKaltim

Solusi Krisis Air Bersih, Balikpapan Siap Gunakan Sumber dari IKN Nusantara

285
×

Solusi Krisis Air Bersih, Balikpapan Siap Gunakan Sumber dari IKN Nusantara

Sebarkan artikel ini
BALIKPAPAN KRISIS AIR - Ilustrasi bendungan untuk sumber air bersih. Kali ini Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, tengah menghadapi krisis ketersediaan air bersih akibat lonjakan jumlah penduduk dan pesatnya pembangunan wilayah. Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan pun bergerak cepat dengan menjalin kerja sama strategis bersama Arsari Group melalui anak usahanya, PT Arsari Tirta Pradana.

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, akan mendapatkan suplai air baku dari bendungan yang dibangun di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. 

Air ini juga akan didistribusikan ke tiga wilayah:

  • Balikpapan
  • Penajam Paser Utara (PPU);
  • dan Kutai Kartanegara (Kukar).

Direktur Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), Yudhi Saharuddin, mengatakan bahwa pasokan air bersih di Balikpapan saat ini masih berjalan normal, meskipun sempat terjadi gangguan teknis di beberapa titik, Rabu (13/8/2025). 

Pemkot Balikpapan telah menjalin kerja sama dengan PT Asari Tirta Perdana Grup untuk menjalankan program jangka panjang.

Salah satunya dengan mendukung swasembada air melalui pembangunan bendungan di wilayah IKN.

“Air dari bendungan tersebut akan dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih di Balikpapan, PPU, dan Kukar,” ujar Yudhi.

Menurutnya, PT Asari Tirta Perdana Grup sudah meminta dukungan dari Pemkot Balikpapan.

Pemerintah kota pun menyatakan siap menampung suplai air, selama harga jual, kualitas, dan kuantitasnya sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Studi kelayakan (feasibility study) proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Jika hasilnya dinyatakan layak, pembangunan akan dilakukan dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

“Sudah ada nota kesepahaman (MoU) yang menegaskan bahwa jika air tersedia, layak, dan harga terjangkau, maka Balikpapan akan mengambil pasokan dari Bendungan IKN,” tambah Yudhi.

Ia juga menegaskan bahwa saat ini Balikpapan tidak memiliki alternatif lain untuk sumber air baku baru.

Pembangunan seluruh infrastruktur pipa akan dilakukan oleh pihak Asari Tirta Perdana Grup, sementara PTMB akan bertanggung jawab menerima dan mengelola distribusinya. (*)