TitiknolSport

Persiba Balikpapan Tetap Optimis Hadapi Liga 2 di Tengah Krisis Sponsor

283
×

Persiba Balikpapan Tetap Optimis Hadapi Liga 2 di Tengah Krisis Sponsor

Sebarkan artikel ini
NASIB PERSIBA BALIKPAPAN - Laga Persiba Balikpapan saat menjalani Liga 3. Persiba Balikpapan terus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2025/2026, meski hingga kini masih mengalami kendala serius dalam hal pendanaan. 

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan terus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2025/2026, meski hingga kini masih mengalami kendala serius dalam hal pendanaan.

Klub berjuluk Beruang Madu tersebut belum mengamankan sponsor utama, padahal laga perdana melawan PSS Sleman sudah dijadwalkan pada Senin, 15 September 2025 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.

Meski demikian, skuad Persiba tetap menjalani latihan intensif di Lapangan Training Center Stadion Batakan, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. 

Dukungan dari suporter fanatik Balistik (Balikpapan Suporter Fanatik) dan masyarakat Balikpapan pun tak surut.

“Kami tetap percaya kepada Pemkot dan DPRD Balikpapan untuk membantu mencarikan solusi terbaik. Sebagai suporter, tugas kami adalah terus mendukung tim,” ujar Direktur Balistik, Syahrul Ramadan, Selasa (19/8/2025).

Sejak pemerintah pusat melalui Kemendagri melarang penggunaan APBD untuk klub profesional pada 2011, klub-klub Indonesia harus mandiri secara finansial.

Kali ini Persiba Balikpapan mengandalkan sponsor, tiket pertandingan, hak siar, dan penjualan merchandise sebagai sumber utama pendapatan.

Namun, ketatnya persaingan antar klub membuat Persiba kesulitan menarik sponsor besar.

Saat tampil di Liga 3 musim lalu, klub sempat menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan lokal seperti:

  • Cindara Pratama Group;
  •  PTMB PDAM Balikpapan;
  • Angel’s Wing Indonesia;
  • Bizhub 52X;
  • dan Raja Lalapan. 

Sayangnya, menjelang Liga 2 musim ini, belum ada sponsor utama yang masuk ke Persiba Balikpapan.

Status Kepemilikan jadi Kendala 

Pembina Persiba Balikpapan, Alwi Al Qadri, menegaskan bahwa meski pemerintah kota ingin membantu, status kepemilikan klub sepenuhnya berada di tangan swasta.

“Banyak yang salah paham. Kami tidak punya hak satu persen pun atas klub. Bantuan selama ini murni dari kantong pribadi, termasuk dari Pak Wali Kota,” kata Alwi.

Baca Juga:   Jadwal Borneo FC vs Persija Jakarta: Adu Gengsi Berebut 4 Besar di Pekan ke-31 BRI Liga 1

Ia pun mengungkapkan, kekhawatirannya jika suatu saat klub berpindah kepemilikan ke luar daerah.

“Kami seperti membenahi rumah orang lain. Kalau dijual nanti, kami tak bisa berbuat banyak karena klub ini bukan milik pemerintah,” lanjutnya.

Di tengah ketidakpastian sponsor, Persiba Balikpapan tetap menunjukkan semangat tinggi dalam latihan.

Manajemen dan tim pelatih terus mematangkan strategi demi tampil maksimal di Liga 2.

Dukungan penuh dari suporter diharapkan menjadi energi tambahan bagi tim untuk bersaing di kasta kedua sepak bola nasional. (*)