Nasional

‎Presiden Prabowo Minta Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi Terluka Saat Amankan Demo

179
×

‎Presiden Prabowo Minta Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi Terluka Saat Amankan Demo

Sebarkan artikel ini
DEMO MAHASISWA BALIKPAPAN - Mereka para mahasiswa sampaikan tuntutan di depan Kantor DPRD Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Jumat (21/2/2025) sore. Mahasiswa berharap DPRD Balikpapan tidak sekadar menerima aspirasi, tetapi juga mengambil langkah konkret dalam menindaklanjuti tuntutan mereka. 

TITIKNOL.ID – Presiden RI Prabowo Subianto meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat luar biasa bagi anggota kepolisian yang terluka saat bertugas mengamankan aksi demonstrasi beberapa hari terakhir.

‎Permintaan itu disampaikan Prabowo usai menjenguk korban luka di RS Polri, Jakarta, Senin (1/9/2025).

‎Ia menyebut langkah tersebut sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi aparat yang menjaga ketertiban dan keamanan.

‎“Saya sampaikan ke Kapolri, saya minta semua petugas dinaikkan pangkat luar biasa, karena bertugas di lapangan, membela negara, membela rakyat, menghadapi anasir-anasir,” kata Prabowo.

‎Menurutnya, aparat kepolisian akan selalu melindungi masyarakat yang menyampaikan aspirasi dengan damai.

‎Prabowo menegaskan, hak berdemonstrasi dijamin undang-undang, namun harus dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku.

‎“Kalau demonstran murni yang baik justru oleh aparat dilindungi. Hak menyampaikan pendapat dijamin undang-undang, tapi ada ketentuannya. Demonstrasinya harus damai, harus sesuai UU,” tegasnya.

‎Prabowo juga menyinggung adanya tindakan provokatif dalam unjuk rasa yang memicu kericuhan. Ia menilai hal itu sudah melenceng dari esensi penyampaian pendapat secara sehat dan bertanggung jawab.

‎Ia menyampaikan, saat ini masih ada 17 orang yang menjalani perawatan di RS Polri. Dari jumlah itu, 14 merupakan anggota kepolisian dan tiga lainnya adalah warga yang ikut menjadi korban.

‎“Sekarang masih ada 17 orang di sini, 14 anggota dan tiga masyarakat,” ungkap Prabowo.

‎Presiden menegaskan pemerintah akan terus memberikan perhatian penuh terhadap korban, baik aparat maupun masyarakat, serta memastikan proses hukum terhadap pelaku kericuhan berjalan adil dan transparan. (*/)