Nasional

Reshuffle Kabinet: Prabowo Copot Budi Gunawan, Posisi Menko Polkam Masih Kosong‎

225
×

Reshuffle Kabinet: Prabowo Copot Budi Gunawan, Posisi Menko Polkam Masih Kosong‎

Sebarkan artikel ini
Presiden RI Prabowo Subianto melantik sejumlah menteri baru yang merupakan hasil resuffle. (HO/x@Prabowo)

TITIKNOL.ID – Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan kabinet atau reshuffle terhadap lima menteri pada Senin (8/9/2025).

Salah satu yang mencuri perhatian publik adalah pencopotan Budi Gunawan dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam).

‎Meski demikian, pada prosesi pelantikan di Istana Negara, Prabowo belum mengumumkan nama pengganti Budi Gunawan.

Hal ini memunculkan tanda tanya besar mengenai siapa yang akan mengisi kursi strategis tersebut.

‎Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, memberikan penjelasan terkait kekosongan itu.

Menurutnya, Presiden Prabowo memang belum menunjuk sosok definitif sebagai Menko Polkam.

‎“Berkenaan dengan posisi Menko Polkam, untuk sementara waktu Bapak Presiden belum menunjuk secara definitif siapa yang akan beliau tugaskan. Sementara waktu beliau akan menunjuk ad interim,” jelas Prasetyo usai pelantikan.

‎Selain Menko Polkam, kursi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang sebelumnya diisi oleh Dito Ariotedjo juga belum memiliki pengganti resmi.

Prabowo masih menunda pelantikan karena calon yang dipilih berhalangan hadir.

‎“Pengganti Menteri Pemuda dan Olahraga kebetulan sedang berada di luar kota sehingga tidak bisa mengikuti pelantikan pada sore hari ini. Nanti akan dilantik pada prosesi berikutnya,” ujar Prasetyo menambahkan.

‎Reshuffle kabinet kedua era Prabowo ini menjadi sorotan lantaran dilakukan di tengah tahun pertama pemerintahannya.

Langkah ini menunjukkan adanya penyesuaian dalam komposisi menteri untuk memperkuat kinerja kabinet.

‎Kursi Menko Polkam sendiri memiliki posisi vital dalam koordinasi bidang keamanan, hukum, dan politik nasional.

Publik pun menanti sosok yang akan ditunjuk Prabowo untuk mengisi jabatan tersebut secara definitif.

‎Dengan dua kursi penting masih kosong, reshuffle kali ini menandai dinamika politik yang cukup signifikan di awal pemerintahan Prabowo.

Baca Juga:   Hasil Liga Champions: Mbappe Hattrick, Real Madrid Gasak Man City dan Melaju ke Perempat Final

Keputusan final Presiden akan menjadi penentu arah stabilitas politik dan keamanan nasional ke depan. (*/)