Nasional

Profil Nanik S Deyang yang Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Pernah Jadi Wartawan

2
×

Profil Nanik S Deyang yang Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Pernah Jadi Wartawan

Sebarkan artikel ini

TITIKNOL.ID – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Rabu (22/7/2026). Kabar tersebut disampaikan langsung melalui unggahan di akun Facebook pribadinya.

‎Nanik mengungkapkan keputusan itu diambil karena alasan kesehatan.

Ia mengaku telah berpamitan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.

‎”Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN demi kesehatan saya. Presiden menyetujui,” tulis Nanik.

‎Nanik diketahui baru sekitar satu bulan menjabat sebagai Kepala BGN setelah dilantik pada 8 Juni 2026 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 18/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala BGN serta Pemberhentian Wakil Kepala BPKP.

‎Ia menggantikan Dadan Hindayana yang sebelumnya terseret kasus dugaan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebelum menjadi Kepala BGN, Nanik menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.

‎Berawal dari Dunia Jurnalistik

‎Nanik Sudaryati Deyang lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. Karier profesionalnya dimulai sebagai wartawan di Tabloid Bangkit sebelum berkiprah di berbagai perusahaan media nasional.

‎Berdasarkan Data Pers 2014, ia pernah menjabat sebagai Pemimpin Umum Majalah Femme, Direktur Utama Tabloid Info Kecantikan, serta Komisaris di sejumlah media, seperti Info Kuliner, Peluang Usaha, dan The Politic.

‎Pengalaman panjang di dunia jurnalistik membuatnya dikenal aktif mengawal isu sosial, ekonomi, dan politik, sekaligus terlibat dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

‎Karier di Pemerintahan

‎Nama Nanik semakin dikenal saat bergabung dalam tim pemenangan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

Saat itu ia dipercaya sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Koalisi Adil Makmur untuk pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

‎Setelah Prabowo memenangkan Pilpres 2024, Nanik dipercaya masuk ke pemerintahan.

Baca Juga:   ‎25 Sekolah Raih Adiwiyata Mandiri, Pemprov Kaltim Perkuat Budaya Peduli Lingkungan di SMA/SMK

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 145/P Tahun 2024, ia dilantik sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) periode 2024–2029.

‎Pada Juni 2025, ia juga ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero).

Selanjutnya, pada 17 September 2025, Nanik diangkat sebagai Wakil Kepala BGN sekaligus mengakhiri tugasnya di BP Taskin.

‎Kariernya di BGN berlanjut hingga dipercaya menjadi Kepala BGN pada Juni 2026.

Namun, jabatan tersebut hanya diembannya sekitar satu bulan sebelum akhirnya memutuskan mengundurkan diri karena alasan kesehatan. (/*)