SamarindaTitiknolKaltim

‎25 Sekolah Raih Adiwiyata Mandiri, Pemprov Kaltim Perkuat Budaya Peduli Lingkungan di SMA/SMK

88
×

‎25 Sekolah Raih Adiwiyata Mandiri, Pemprov Kaltim Perkuat Budaya Peduli Lingkungan di SMA/SMK

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud optimis Provinsi Kalimantan Timur ke depan memiliki generasi yang mampu dan unggul dalam mengelola sektor ekonomi pariwisata dan konservasi.(HO/Pemprov Kaltim)

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Pengelolaan lingkungan hidup yang baik harus dimulai sejak dini, terutama dari lingkungan sekolah.

Melalui program pembinaan Sekolah Adiwiyata, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berkomitmen terus memperkuat budaya peduli lingkungan di jenjang SMA/SMK/MA sederajat.

‎Sepanjang 2025, Pemprov Kaltim melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) aktif melakukan pembinaan, pendampingan, sekaligus memberikan penghargaan kepada sekolah yang dinilai konsisten menjalankan program peduli dan berbudaya lingkungan.

‎Dari total 32 sekolah yang dibina pada kategori mandiri, sebanyak 25 sekolah berhasil meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri tingkat Provinsi Kaltim.

‎“Kita bersyukur dan berterima kasih kepada sekolah-sekolah yang sudah melaksanakan Program Adiwiyata,” ujar Gubernur Kaltim, Dr H Rudy Mas’ud (Harum).

‎Dari 25 sekolah tersebut, satu sekolah jenjang SMA berhasil meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri Tahun 2025, yakni SMA Negeri 2 Balikpapan.

‎Gubernur Harum menegaskan keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak, mulai dari tenaga pendidik, siswa, hingga dukungan pemerintah daerah.

Semakin banyak sekolah yang meraih predikat Adiwiyata Mandiri, semakin kuat pula fondasi pengelolaan sekolah ramah lingkungan sejak dini.

‎Selain kategori mandiri, DLH Kaltim juga membina 54 calon Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi.

Dari jumlah tersebut, dua sekolah berhasil meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Kaltim, yakni Madrasah Aliyah (MA) Raadhiyatan Mardhiyyah putri dan putra.

‎Pada tingkat nasional, pembinaan dilakukan terhadap 52 calon Sekolah Adiwiyata Nasional.

Sebanyak 42 sekolah di antaranya berhasil memperoleh penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional.

‎Tak hanya itu, tiga sekolah juga meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Kaltim Tahun 2025, yaitu SMA Negeri 1 Batu Sopang dan SMK Negeri 4 Tanah Grogot Kabupaten Paser, serta SMA Negeri 3 Kota Bontang.

‎“Prestasi ini bukti semangat dan komitmen bersama dalam mendukung pengelolaan lingkungan hidup sejak dini dari jenjang sekolah,” tegas Gubernur Harum. (*)