Penajam

Perpustakaan Desa Binuang Tembus Nasional, Inovasi Libatkan Ayah Dongengkan Anak‎

256
×

Perpustakaan Desa Binuang Tembus Nasional, Inovasi Libatkan Ayah Dongengkan Anak‎

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip PPU Yusuf Basra

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Perpustakaan Sumber Ilmu Desa Binuang, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), berhasil menembus tingkat nasional dengan menghadirkan berbagai inovasi literasi.

‎Salah satunya yang menjadi sorotan adalah program melibatkan peran ayah untuk membacakan buku kepada anaknya.

‎Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip PPU, Yusuf Basra, mengatakan inovasi tersebut menjadi nilai tambah dalam penilaian lomba perpustakaan desa.

‎Selain itu, aspek kelengkapan administrasi, koleksi bahan pustaka, dan partisipasi masyarakat juga turut diperhitungkan.

‎“Harapannya, lomba perpustakaan desa mampu membudayakan membaca dan menjadikan perpustakaan desa sebagai pusat informasi serta pemberdayaan masyarakat,” ujar Yusuf, Selasa (23/9/2025).

‎Menurutnya, Perpustakaan Sumber Ilmu juga dinilai aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak.

‎Program kerja sama bersama PKK maupun PAUD membuat perpustakaan semakin hidup dengan kegiatan yang bervariasi dan bermanfaat bagi warga.

‎“Inovasi mereka banyak, ada kegiatan-kegiatan tertentu yang rutin diselenggarakan, sehingga perpustakaan ini terasa hidup. Kearifan lokal mereka termasuk salah satu unsur yang diapresiasi,” tambah Yusuf.

‎Namun, Yusuf tidak menampik masih ada kelemahan yang perlu dibenahi. Menurutnya, kompetensi sumber daya manusia (SDM) pengelola perpustakaan masih perlu ditingkatkan meski jumlah tenaga sudah mencukupi.

‎“Memang tenaga cukup, tapi mereka perlu dilatih khusus untuk tenaga pustakawan. Penilaian dari provinsi kemarin agak kurang di bagian itu, tetapi poin lainnya bisa menutupi kekurangan tersebut,” jelasnya.

‎Ke depan, Yusuf menegaskan pihaknya bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) akan berkolaborasi menyiapkan pelatihan pustakawan desa.

‎Upaya ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas pengelola agar perpustakaan semakin profesional.

‎Dengan semangat yang dibangun, Yusuf optimistis Perpustakaan Desa Binuang dapat mempertahankan prestasi.

‎“Kami masih menunggu penilaian tim Perpusnas minggu ini. Mereka akan meninjau langsung koleksi, program literasi, serta mendengar presentasi pengurus. Semoga hasilnya maksimal,” pungkasnya. (*/)