BalikpapanTitiknolKaltim

12 Tahun Gelap, Kini Warga Karang Joang Balikpapan Rasakan Terang Listrik Pertama

183
×

12 Tahun Gelap, Kini Warga Karang Joang Balikpapan Rasakan Terang Listrik Pertama

Sebarkan artikel ini
Lilin penerangan, menerangi rumah sebelum ada aliran listrik.

TITIKNOL.ID, BALIKPAPANMalam itu, udara di pedalaman Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur terasa hangat dan tenang.

Dari kejauhan, cahaya bohlam kuning tampak berpendar di antara pepohonan, pemandangan baru bagi kampung kecil yang hanya dihuni sekitar 35 rumah itu.

Dulu, wilayah ini diselimuti kegelapan setiap malam. Kini, sinar terang listrik PLN yang baru masuk beberapa waktu lalu mengubah segalanya.

La Nunu, warga yang sudah lebih dari 12 tahun tinggal di sana, masih ingat betul masa-masa ketika mereka hidup tanpa listrik.

Saat malam tiba, warga hanya mengandalkan lampu tembok atau cahaya bulan yang menembus celah atap kayu.

Aktivitas harus berhenti lebih awal karena penerangan amat terbatas.

“Dulu kalau mau bersih-bersih hasil kebun harus buru-buru sebelum gelap,” kenangnya, Selasa (21/10/2025) malam.

Kini, kehidupan di Karang Joang Balikpapan berubah. Anak-anak bisa belajar hingga malam hari, para ibu menyiapkan hasil kebun untuk dijual ke pasar subuh, dan warga bisa beristirahat dengan lebih nyaman.

Suara anak-anak mengaji dari pendopo desa berpadu dengan tawa ringan para orang tua di teras rumah, menandai malam yang kini tak lagi sunyi.

Cahaya listrik bukan sekadar penerangan, tetapi simbol perubahan. Kehadirannya membawa semangat baru bagi warga Karang Joang untuk terus maju.

“Alhamdulillah, sekarang malam tidak lagi sepi dan gelap,” ujar La Nunu dengan mata berbinar.

“Ada cahaya, ada kehidupan,” ungkapnya, tunjukkan rasa riang. (*)