Penajam

Pemda PPU Waspadai Potensi Kelangkaan BBM Jelang Nataru, Siap Koordinasi dengan Pertamina

105
×

Pemda PPU Waspadai Potensi Kelangkaan BBM Jelang Nataru, Siap Koordinasi dengan Pertamina

Sebarkan artikel ini
Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Penajam Paser Utara meninjau SPBU untuk antisipasi potensi kelangkaan BBM jelang Nataru

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai mewaspadai potensi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kepala Bidang Perdagangan Diskukmperindag PPU, Marlina, mengatakan kebutuhan energi dipastikan meningkat seiring tingginya mobilitas masyarakat pada periode tersebut. Karena itu, pemerintah daerah tidak ingin terjadi kekurangan pasokan di lapangan.

“Jangan sampai terjadi kelangkaan menjelang Natal dan libur Tahun Baru. Kami akan mengambil langkah antisipasi dengan berkoordinasi kepada Pertamina,” ujar Marlina, Jumat (7/11/2025).

Ia memastikan pemda akan segera menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait minimnya pasokan BBM.

Menurutnya, antrean panjang di SPBU dan cepat habisnya BBM jenis Pertalite menjadi indikator yang perlu diwaspadai.

“Sebenarnya kuota sudah ditentukan sejak awal tahun melalui rapat kerja nasional. Seluruh daerah di Kaltim, termasuk PPU mendapatkan jatah dari Pertamina. Namun jika terjadi kekurangan, kami segera melakukan koordinasi,” jelasnya.

Marlina menyebutkan antisipasi biasanya dilakukan dengan pengalihan kuota dari daerah lain apabila pasokan mulai menipis. Menurutnya, Pertamina selalu menyiapkan opsi penyelesaian jika suatu kabupaten atau kota mengalami kelangkaan.

Lebih jauh, Marlina menyampaikan bahwa pemda sudah menyiapkan pengajuan penambahan kuota BBM untuk tahun depan sesuai kebutuhan riil di masyarakat.

“Kami sampaikan data ke bagian ekonomi, usulannya berdasarkan jumlah penduduk, nelayan, petani, pelaku UMKM, hingga angkutan. Semua instansi sudah menyerahkan data agar kebutuhan tahun depan bisa terakomodasi,” tuturnya.

Ia menegaskan pemda akan terus melakukan pengawasan agar distribusi BBM tetap lancar dan aman hingga akhir tahun.

“Potensi langka, jangan sampai terjadi. Pemda tetap berusaha agar kebutuhan masyarakat bisa terakomodasi sampai akhir tahun,” pungkasnya.

Baca Juga:   Deflasi Jelang Natal dan Tahun Baru 2025, Ini Rencana Dinas KUKM Perindag PPU

(TN01)