PenajamTitiknolKaltim

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Sat Polairud Polres PPU Tanam 1.000 Mangrove di Pesisir Benuo Taka

3
×

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Sat Polairud Polres PPU Tanam 1.000 Mangrove di Pesisir Benuo Taka

Sebarkan artikel ini

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Penajam Paser Utara (PPU) akan melaksanakan aksi penanaman 1.000 pohon mangrove di sejumlah kawasan pesisir Kabupaten Penajam Paser Utara.

‎Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung upaya pelestarian ekosistem pesisir dan pencegahan abrasi di wilayah Benuo Taka.

‎Penanaman mangrove akan dilaksanakan secara bertahap di tiga lokasi berbeda, yakni Pantai Sepakuario Nipah-Nipah pada 12 Juni 2026, Pantai Amal Penajam pada 19 Juni 2026, serta kawasan RT 01 Kampung Baru, Kelurahan Tanjung Tengah, pada 26 Juni 2026.

‎Aksi penghijauan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat, Polri Presisi Mendukung Pemulihan dan Reformasi Struktural untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh – Indonesia Tumbuh”.

‎Sebanyak 131 personel Polres PPU akan dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas personel Sat Samapta, Sat Polairud, staf Polres, Polsek Penajam, para perwira, hingga pejabat utama Polres PPU. Selain itu, Bhayangkari Cabang Penajam Paser Utara serta sejumlah instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perkebunan Kabupaten PPU juga turut berpartisipasi.

‎Kapolres PPU AKBP Andreas Alex Danantara melalui Kasat Polairud Polres PPU AKP Abiyantoro mengatakan penanaman mangrove tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

‎Menurutnya, kawasan pesisir Penajam Paser Utara memiliki peran strategis baik dari aspek lingkungan maupun ekonomi masyarakat, sehingga keberlanjutan ekosistemnya harus terus dijaga melalui kolaborasi berbagai pihak.

‎“Penanaman 1.000 pohon mangrove ini bukan hanya bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga merupakan investasi lingkungan untuk masa depan. Mangrove memiliki fungsi yang sangat penting dalam mencegah abrasi, melindungi garis pantai, menjaga habitat biota laut, serta membantu menyerap emisi karbon yang berdampak pada perubahan iklim,” ujar AKP Abiyantoro.

‎Ia menegaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi turut berperan aktif dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup.

‎Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan semangat Polri Presisi yang adaptif terhadap berbagai tantangan, termasuk isu lingkungan yang kini menjadi perhatian global.

‎Selain memberikan manfaat ekologis, penanaman mangrove juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kawasan pesisir. Keberadaan mangrove dinilai memiliki nilai strategis karena mampu menjadi benteng alami terhadap abrasi dan gelombang pasang serta menjadi habitat berbagai biota laut yang mendukung kehidupan masyarakat pesisir.

‎AKP Abiyantoro menambahkan keberhasilan menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.

‎“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga dan merawat mangrove yang ditanam. Lingkungan yang lestari merupakan warisan berharga bagi generasi mendatang dan menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaganya,” tambahnya.

‎Melalui kegiatan penanaman 1.000 mangrove tersebut, Polres PPU berharap dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan pesisir sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

‎Aksi ini juga menjadi simbol bahwa semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan keamanan kepada masyarakat, tetapi juga melalui kegiatan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat secara luas. (*/)