TenggarongTitiknolKaltim

DPRD Kukar Soroti Jeritan Nelayan, Pendapatan Anjlok karena Warga Irit Belanja

174
×

DPRD Kukar Soroti Jeritan Nelayan, Pendapatan Anjlok karena Warga Irit Belanja

Sebarkan artikel ini
NELAYAN KUKAR SUSAH - Ilustrasi nelayan menangkap ikan di lautan. dari Komisi II, Eko Wulandanu, menyoroti kondisi pelik yang dihadapi para nelayan dan kelompok tani perikanan di daerah. (Meta Ai)

TITIKNOL.ID, TENGGARONG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) dari Komisi II, Eko Wulandanu, menyoroti kondisi pelik yang dihadapi para nelayan dan kelompok tani perikanan di daerah tersebut.

Mereka kini tengah menghadapi penurunan pendapatan yang signifikan akibat melemahnya daya beli masyarakat Kukar.

Eko mengungkapkan bahwa sejumlah kelompok tani dan nelayan telah menyampaikan keluhan mereka secara langsung kepada DPRD Kukar.

Keluhan utama mereka adalah kesulitan memasarkan hasil tangkapan karena terjadi penurunan permintaan yang drastis dari masyarakat.

“Banyak di antara kelompok tani nelayan perikanan melapor bahwa pendapatan mereka menurun dan hasil tangkapan sulit terjual. Laporan ini juga sudah sampai ke Komisi II,” kata Eko, Minggu (9/11/2025).

Daya Beli Turun hingga APBD Lesu

Menurut Eko, kondisi ini tidak terlepas dari menurunnya kemampuan finansial masyarakat untuk membeli kebutuhan pokok, termasuk ikan dan hasil perikanan lainnya.

Ia menyebut bahwa saat ini masyarakat Kukar mengalami penurunan daya beli yang cukup signifikan.

Lebih lanjut, Eko menduga bahwa menurunnya realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) turut memengaruhi lesunya perekonomian daerah, yang secara langsung berimbas pada daya konsumsi masyarakat.

Ketika realisasi APBD menurun, otomatis perputaran ekonomi di masyarakat ikut terhambat.

“Dampaknya, orang yang biasanya membeli ikan, ayam, atau daging, kini lebih memilih lauk sederhana seperti tahu, tempe, dan sayur,” tuturnya menjelaskan dampak domino tersebut.

DPRD Janji Turun ke Lapangan

Menanggapi persoalan serius ini, Eko Wulandanu menegaskan bahwa DPRD Kukar akan segera mencari solusi agar sektor perikanan dan pendapatan para nelayan dapat kembali stabil.

“Tentu ini menjadi pekerjaan rumah bersama. DPRD akan menelusuri lebih jauh penyebab pastinya dengan turun langsung ke lapangan,” ujarnya.

Baca Juga:   Juli 2024 Beroperasi, Pj Bupati PPU Berharap Pembangunan Bandara VVIP sesuai Target

Ia menekankan bahwa Komisi II akan terus berkoordinasi dan mencari langkah konkret.

“Demi memastikan agar kondisi ekonomi masyarakat, terutama nelayan dan pelaku usaha perikanan, bisa pulih,” pungkasnya. (*)