Nasional

INILAH Daftar 10 Tokoh Ditetapkan Prabowo sebagai Pahlawan Nasional 2025, Soeharto hingga Marsinah

163
×

INILAH Daftar 10 Tokoh Ditetapkan Prabowo sebagai Pahlawan Nasional 2025, Soeharto hingga Marsinah

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Kenegaraan di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen RI, Jakarta, Jumat (15/8/2025).(Tangkapan Layar TV Parlemen)

TITIKNOL.ID – Pemerintah resmi menetapkan sepuluh tokoh bangsa sebagai Pahlawan Nasional Tahun 2025 melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 116/TK/Tahun 2025, yang dibacakan dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Keputusan tersebut ditandatangani Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada 6 November 2025, dan dibacakan secara resmi oleh Sekretaris Militer Presiden Brigadir Jenderal TNI Wahyu Yudhayana dalam prosesi penganugerahan yang dihadiri jajaran pejabat tinggi negara.

“Menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada mereka yang namanya tersebut dalam lampiran keputusan ini sebagai penghargaan dan penghormatan yang tinggi atas jasa-jasanya yang luar biasa untuk kepentingan mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa,” ucap Brigjen TNI Wahyu Yudhayana.

Upacara penganugerahan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025, di mana Presiden Prabowo menyerahkan langsung tanda kehormatan kepada para ahli waris penerima.

Daftar Penerima Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025

  1. Almarhum K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)

Bidang: Perjuangan Politik dan Pendidikan Islam
Presiden ke-4 Republik Indonesia ini dikenal sebagai tokoh pluralisme dan demokrasi. Gus Dur dinilai berjasa besar dalam memperjuangkan toleransi, kebebasan beragama, serta reformasi politik pascarezim Orde Baru.

  1. Almarhum Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto

Bidang: Perjuangan Bersenjata dan Politik
Sebagai Presiden ke-2 RI, Soeharto dinilai memiliki jasa besar dalam menegakkan stabilitas nasional pasca-1965 dan membangun fondasi ekonomi nasional. Ia juga pernah menjabat Panglima Kostrad dan menjadi tokoh sentral dalam pembentukan Orde Baru.

  1. Almarhumah Marsinah

Bidang: Perjuangan Sosial dan Kemanusiaan
Aktivis buruh perempuan yang gugur pada 1993 ini dikenang karena keberaniannya memperjuangkan hak-hak pekerja di masa sulit. Marsinah menjadi simbol perjuangan buruh Indonesia dalam menegakkan keadilan dan kemanusiaan.

  1. Almarhum Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja
Baca Juga:   10 Tahun Menjabat, Presiden Jokowi Minta Maaf Jelang Lengser

Bidang: Perjuangan Hukum dan Politik
Mantan Menteri Luar Negeri RI ini dikenal sebagai perancang konsepsi “Archipelagic State” yang kemudian diakui dunia melalui Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS). Jasa-jasanya besar dalam memperkuat kedaulatan hukum laut Indonesia.

  1. Almarhumah Hajjah Rahmah El Yunusiyyah

Bidang: Perjuangan Pendidikan Islam
Tokoh pendidikan asal Padang Panjang, Sumatera Barat, ini merupakan pendiri Diniyah Puteri, sekolah Islam pertama bagi perempuan di Indonesia. Ia dikenal sebagai pelopor pendidikan perempuan dan pejuang emansipasi dalam bingkai nilai Islam.

  1. Almarhum Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo

Bidang: Perjuangan Bersenjata
Mantan Komandan RPKAD (kini Kopassus) ini dikenal dalam operasi penumpasan G30S/PKI serta kiprahnya membina pendidikan militer. Ia juga berperan penting dalam pembentukan Resimen Taruna Akmil dan pembinaan generasi muda TNI.

  1. Almarhum Sultan Muhammad Salahuddin

Bidang: Perjuangan Pendidikan dan Diplomasi
Sultan Dompu ke-11 ini dikenal sebagai tokoh pejuang kemerdekaan dari Nusa Tenggara Barat yang aktif membangun pendidikan dan memperjuangkan kesejahteraan rakyatnya melalui diplomasi lokal.

  1. Almarhum Syaikhona Muhammad Kholil

Bidang: Perjuangan Pendidikan Islam
Ulama besar asal Bangkalan, Madura, ini dikenal sebagai guru para pendiri bangsa, termasuk K.H. Hasyim Asy’ari. Ia berperan penting dalam pengembangan pesantren dan pendidikan Islam di awal abad ke-20.
Baca Juga: Momen Prabowo Anugerahi Gelar Pahlawan ke Soeharto, Gus Dur dan Marsinah

  1. Almarhum Tuan Rondahaim Saragih

Bidang: Perjuangan Bersenjata
Tokoh asal Simalungun, Sumatera Utara, ini dikenal sebagai pejuang lokal yang menentang kolonialisme Belanda dan menjadi simbol perlawanan rakyat Batak terhadap penjajahan.

  1. Almarhum Zainal Abidin Syah

Bidang: Perjuangan Politik dan Diplomasi
Sultan Ternate terakhir sebelum integrasi ke NKRI ini berperan besar dalam perjuangan diplomatik mempertahankan keutuhan wilayah Maluku Utara dan mendukung berdirinya Republik Indonesia.
Seluruh nama tersebut resmi ditetapkan dalam Keppres 116/TK/2025 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto di Jakarta pada 6 November 2025, dan diumumkan secara publik pada 10 November 2025.

Baca Juga:   Pria asal Samarinda Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp495 Juta untuk Modal Judi Sabung Ayam

Melalui penganugerahan ini, pemerintah berharap jasa para pahlawan dapat menjadi teladan bagi generasi penerus bangsa untuk terus berjuang dalam membangun Indonesia yang berdaulat dan bermartabat.(*)