TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pencak silat, atletik, dan karate menjadi cabang olahraga permulaan yang ditandingkan dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Timur 2025 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Senin (17/11/2025).
Seperti salah satunya, pencak silat yang menggunakan Dome Anden Oko selama empat hari ke depan, sebagai venue pertandingan. Ratusan peserta bersama pelatih dengan semangat membara memenuhi ruangan.
Pelatih kepala pencak silat PPU, Agus Hariyono menuturkan timnya telah mempersiapkan diri sejak enam bulan lalu. Sebanyak 30 atlet bersama lima pelatih disiapkan untuk prestasi gemilang di cabor ini.
“Alhamdulilah tadi ada satu masuk di penyisihan, mudahan target kita bawa tiga medali emas bisa tercapai,” ujarnya.
Kontingen PPU mengikuti nomor tanding laga putra dan putri tunggal, beregu dan ganda.
“Pada capaian POPDA tahun lalu, PPU hanya meloloskan satu medali emas dengan perak dan perunggu. Kali ini target 3 emas,” tegasnya.
Pihaknya menyebut, akan melakukan evaluasi terhadap pihak-pihak yang belum berkesempatan lolos, baik dari segi teknik maupun fisik.
“Kita optimis saja, apalagi sebagai tuan rumah,” imbuh Agus.
Terpisah, Sekretaris Umum IPSI Kutai Kartanegara (Kukar), Mahmudin menyampaikan hal serupa soal kesiapan pihaknya dalam cabang seni bela diri khas Indonesia ini.
“POPDA sebenarnya kita sudah persiapan sejak lama, pemusatan latihan sejak enam bulan lalu ditambah dua bulan dengan pelatih yang kita tunjuk,” kata Mahmudin.
Tim dari Kota Raja ini membawa 24 atlet bersama 4 pelatih mereka untuk bertanding di ajang bergengsi se-Kaltim. Jumlah tersebut, menurutnya belum mengcover seluruh nomor tanding silat, sebab ketidakikutsertaan pada dua nomor tanding lainnya, dipengaruhi oleh sumber dana yang terbatas.
“Sehingga dengan anggaran terbatas, kita membawa atlet yang benar-benar potensial. Kukar punya beban tersendiri, karena POPDA sebelumnya kita juara umum di cabor pencak silat. Ini menjadi kewajiban kami untuk mempertahankan posisi tersebut,” jelas Mahmud.
Upaya mempertahankan prestasi itu, disebutkan dengan minimal peraihan 9 medali emas.
“Hasil sementara baru satu yang gugur, lainnya lolos ke semi final,” tambahnya.
(TN01)












