Penajam

Produksi Rumput Laut Tinggi, PPU Belum Punya Pabrik Sendiri

132
×

Produksi Rumput Laut Tinggi, PPU Belum Punya Pabrik Sendiri

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi II DPRD PPU Sujiati

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Produksi rumput laut di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menunjukkan tren yang positif.

Wakil Ketua Komisi II DPRD PPU, Sujiati mengungkapkan capaian komoditas ini melejit dibandingkan hasil-hasil tambak yang membudidaya ikan bandeng maupun jenis ikan air tawar lainnya.

Ia juga bilang, selain peningkatan produksi, saat ini harga jual rumput laut juga mengalami kenaikan, dari yang semula Rp2 ribu menjadi Rp3 ribu lebih di pasaran.

“Karena itu, saya terus mendorong Desa Babulu Laut berkembang dengan potensi yang dimilikinya. Kalau dulu fokus ke ikan dan udang, sekarang budidaya rumput laut juga hasilnya positif, panennya jauh lebih cepat,” ujar Sujiati, Senin (24/11/2025).

Menurut Sujiati, perawatannya juga tidak serumit ikan ditambak. Meski begitu, peralihan petani tambak ke budidaya rumput laut di Kecamatan Babulu, tidak serta merta mengesampingkan pengembangan budidaya ikan tambak.

“Tapi ikan tetap ada, namun rumput lautnya yang paling diutamakan,” ucap dia.

Kabupaten PPU sendiri mencatatkan produksi rumput laut mencapai 7.000 ton per tahunnya, meski masih berada pada tahap hulu.

Ke depan, Sujiati berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan perhatian di sektor budidaya rumput laut, tidak hanya berupa bantuan bibit, pupuk, atau alat penjemuran, namun juga menyediakan pabrik olahan di wilayah ini.

“Dua tahun belakangan, bantuan rumput laut lumayan lah. Saat ini yang kami pikirkan bagaimana caranya rumput laut ini mutu dan pemasarannya tinggi, kalau bisa ada pabriknya sehingga meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

(TN01/Advertorial)