Nasional

Mobil Makan Bergizi Gratis Terobos Pagar Sekolah, 21 Siswa SDN Kalibaru Jadi Korban‎

103
×

Mobil Makan Bergizi Gratis Terobos Pagar Sekolah, 21 Siswa SDN Kalibaru Jadi Korban‎

Sebarkan artikel ini

TITIKNOL.ID – Insiden mengerikan terjadi di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12/2025).

‎Sebuah mobil pengangkut logistik Makan Bergizi Gratis (MBG) tiba-tiba menerobos pagar sekolah dan menabrak para siswa yang sedang beraktivitas di halaman sekolah.

‎Seluruh siswa yang menjadi korban langsung dilarikan ke dua rumah sakit, yakni RSUD Cilincing dan RS Koja Jakarta Utara.

‎Hingga kini, kasus tersebut masih diselidiki oleh aparat kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

‎Berdasarkan rekaman CCTV, kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB.

‎Mobil berwarna putih itu datang dari arah kiri sekolah lalu menabrak gerbang yang dalam kondisi tertutup rapat sebelum melaju masuk ke area lapangan.

‎Saat kejadian, siswa SDN 01 Kalibaru tengah mengikuti kegiatan literasi di lapangan sekolah.

‎Mereka duduk berbaris ketika mobil yang hilang kendali tersebut tiba-tiba menghantam barisan murid.

‎Seorang guru yang berada di dekat gerbang turut menjadi korban.

‎Total korban dalam insiden ini mencapai 21 orang, terdiri dari para siswa dan satu guru.

‎Dari jumlah tersebut, lima korban dirawat di RSUD Koja, sementara 16 lainnya mendapatkan perawatan di RSUD Cilincing.

‎Para korban mengalami luka dengan tingkat keparahan ringan hingga berat.

‎Satu siswa sempat tidak sadarkan diri, namun pihak rumah sakit memastikan tidak ada korban yang meninggal dunia ataupun dalam kondisi kritis.

‎Seluruh biaya perawatan ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta.

‎Polisi telah menahan sopir mobil MBG tersebut untuk pendalaman pemeriksaan.

‎Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz mengatakan, selain sopir, seorang pendamping mobil SPPG juga ikut diamankan.

‎Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subarsi mengungkapkan bahwa sopir yang mengemudi saat kejadian adalah sopir pengganti karena sopir utama sedang sakit.

‎Dalam pengakuannya, sopir mengklaim salah menginjak pedal akibat kondisi jalan yang menanjak di depan sekolah.

‎Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

‎Tim identifikasi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan kronologi serta faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan. (*/)

Baca Juga:   Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026: Jordi Amat Kartu Merah, Timnas Indonesia Dipermalukan Irak 0-2