Nasional

Presiden Prabowo Instruksikan Mitigasi Banjir, Mendagri Diminta Petakan Titik Rawan

89
×

Presiden Prabowo Instruksikan Mitigasi Banjir, Mendagri Diminta Petakan Titik Rawan

Sebarkan artikel ini
Presiden RI Prabowo Subianto mengajak umat Islam meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam momentum peringatan Maulid Nabi 1447 Hijriah. (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden)

TITIKNOL.ID – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap arahan Presiden Prabowo Subianto menyikapi banjir yang melanda sejumlah wilayah akibat curah hujan tinggi, termasuk di Jakarta.

‎Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri yang digelar pada Sabtu (17/1), di mana persoalan banjir dan bencana hidrometeorologi turut menjadi perhatian utama.

‎“Bapak Presiden mendapatkan laporan juga karena memang hari itu puncak hujannya cukup tinggi yang menyebabkan di beberapa tempat terjadi banjir, kemudian terjadi tanah longsor. Ada juga di Jakarta Utara banyak RT dan RW yang tergenang,” ujar Prasetyo Hadi kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/1/2026).

‎Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo meminta seluruh jajaran pemerintah bergerak cepat dalam penanganan banjir, terutama yang berkaitan dengan keselamatan warga.

‎Ia menegaskan bahwa penanganan darurat, termasuk evakuasi korban, harus menjadi prioritas utama dalam setiap kejadian bencana.

‎“Ada juga tanggul yang jebol. Di situ juga kemudian Bapak Presiden langsung memerintahkan kepada kita untuk seluruh jajaran agar pertama-tama melakukan penanganan secepat-cepatnya, terutama yang berkaitan dengan adanya korban dari setiap kejadian,” jelas Pras.

‎Selain penanganan darurat, Presiden Prabowo juga memberikan arahan khusus kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk melakukan pemetaan wilayah rawan banjir.

‎Menurut Prasetyo, Mendagri diminta segera mengidentifikasi zona-zona yang berpotensi mengalami banjir, rob, maupun genangan akibat tingginya curah hujan.

‎“Dalam forum tersebut, Bapak Presiden kembali menekankan agar Pak Mendagri secepatnya melakukan identifikasi terhadap titik-titik wilayah atau zona-zona yang memang berpotensi terjadi banjir, rob, maupun genangan,” ujarnya.

‎Pras menambahkan, persoalan banjir masih menjadi pekerjaan rumah bersama yang harus ditangani secara terpadu antara pemerintah pusat dan daerah melalui langkah mitigasi yang berkelanjutan. (*/)