BalikpapanTitiknolKaltim

Polisi Cegah Perang Sarung Jelang Ramadhan 2026 di Balikpapan, Butuh Peran Orangtua

117
×

Polisi Cegah Perang Sarung Jelang Ramadhan 2026 di Balikpapan, Butuh Peran Orangtua

Sebarkan artikel ini
PERANG SARUNG DILARANG - Ilustrasi edukasi kepada anak-anak untuk tertib dan tidak rusuh membuat aksi tawuran perang sarung. Aksi perang sarung di Balikpapan, Kalimantan Timur dilarang, tidak boleh dilakukan karena mengganggu keamanan dan ketertiban serta merugikan diri sendiri dan orang lain. Perang sarung dilarang, polisi akan tindak jika ada yang nekat melakukan. (Meta Ai)

Jangan biarkan liburan anak Anda berujung duka. Sebelum sarung berubah menjadi senjata tawuran yang membahayakan, kini saatnya orang tua di Balikpapan Barat memperketat pengawasan di rumah

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Kepolisian Sektor (Polsek) Balikpapan Barat mulai bergerak cepat mengantisipasi potensi fenomena “perang sarung” yang kerap marak terjadi menjelang dan selama bulan suci Ramadan.

Langkah preventif diambil sejak dini dengan menitikberatkan pada peran orang tua serta penguatan edukasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Kapolsek Balikpapan Barat, AKP Sukarman, mengungkapkan bahwa perang sarung telah menjadi fenomena tahunan yang meresahkan.

Meski Ramadan masih beberapa waktu lagi, pihaknya merasa perlu memberikan peringatan dini kepada masyarakat.

“Masalah perang sarung ini hampir selalu muncul setiap tahun saat Ramadan. Oleh karena itu, mumpung masih jauh hari, kami mengimbau para orang tua untuk benar-benar mengawasi anak-anak mereka, terutama di masa liburan,” ujar AKP Sukarman dikutip Titiknol.id, Selasa (20/1/2026).

Kapolsek menegaskan bahwa pengawasan orang tua adalah kunci utama agar anak-anak tidak terjebak dalam aksi tersebut, baik sebagai pelaku maupun korban.

Perang sarung kini tidak lagi sekadar gurauan, melainkan sering kali memicu tawuran dan tindak kekerasan yang membahayakan nyawa.

“Jangan sampai anak-anak kita menjadi pelaku atau justru menjadi korban luka-luka akibat perang sarung ini. Ini harus betul-betul diawasi demi keselamatan mereka,” tegasnya.

Edukasi Rutin hingga Layanan Aduan 24 Jam

Sebagai langkah konkret, Polsek Balikpapan Barat melalui para personel Bhabinkamtibmas secara rutin menyosialisasikan pesan-pesan Kamtibmas ke lingkungan masyarakat hingga ke sekolah-sekolah.

Selain edukasi, AKP Sukarman juga mengajak masyarakat untuk proaktif dalam menjaga ketertiban lingkungan.

Ia meminta warga tidak ragu melapor jika menemukan indikasi aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan.

Baca Juga:   DPRD Soroti Potensi Besar Akses Sotek-Bongan Sebagai Penghubung Kubar-PPU

“Jika masyarakat menemukan hal-hal yang membutuhkan bantuan kepolisian, silakan menghubungi layanan Call Center 110. Layanan ini bebas pulsa dan aktif selama 24 jam,” pungkasnya.

Dengan langkah pencegahan yang lebih awal dan kolaborasi antara kepolisian serta masyarakat, diharapkan suasana ibadah Ramadan tahun ini di wilayah Balikpapan Barat dapat berjalan dengan tenang, aman, dan khidmat. (*)