Siapa bilang ke perpustakaan cuma buat baca buku? Sebentar lagi, warga Paser bisa nonton film favorit hingga menikmati live music di Perpustakaan Ratu Aji Putri Petong
TITIKNOL.ID, TANA PASER – Gedung baru Perpustakaan Ratu Aji Putri Petong yang megah di Jalan Jenderal Sudirman, Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, kini memasuki babak final.
Meski konstruksi utamanya telah rampung sejak 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser memilih untuk bersabar demi memastikan seluruh fasilitas pendukung sempurna sebelum resmi dibuka untuk umum.
Langkah ini menyusul tinjauan langsung Bupati Paser, Fahmi Fadli, pada 30 Januari lalu.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati menekankan bahwa sebuah perpustakaan modern harus memberikan kenyamanan total bagi pengunjungnya.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kabupaten Paser, Yusuf Sumako, mengamini arahan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa masih ada beberapa detail infrastruktur yang perlu difinalisasi.
“Masih ada pekerjaan yang harus disempurnakan agar saat dibuka nanti, fasilitas ini benar-benar siap melayani masyarakat secara optimal,” ujar Yusuf pada Senin (2/2/2026).
Beberapa poin yang menjadi fokus perbaikan meliputi area luar dan fasilitas penunjang gaya hidup, di antaranya:
- Kafe Literasi: Area santai di samping gedung yang belum rampung.
- Area Terbuka: Pembenahan saluran parit, pemasangan keramik di luar pagar, serta penambahan taman bermain anak.
- Hiburan Modern: Pemanfaatan lantai dua dan tiga yang diproyeksikan menjadi bioskop mini.
Bioskop jadi Penambah PAD
Kehadiran bioskop di dalam perpustakaan ini diharapkan menjadi daya tarik utama bagi generasi muda.
Yusuf katakan, tujuannya agar warga Paser tidak perlu jauh-jauh ke luar daerah hanya untuk menonton film.
“Selain menjadi sarana hiburan, ini juga berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tambah Yusuf.

Tak hanya itu, Diskarpus juga merencanakan konsep ruang publik yang hidup dengan menyediakan panggung di halaman tengah.
Nantinya, area ini akan menjadi wadah pertunjukan musik live pada jam-jam tertentu.
Dengan perpaduan konsep literasi, hiburan, dan ruang kreatif, perpustakaan ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat meminjam buku, tetapi juga menjadi jantung kegiatan edukatif dan kreatif bagi seluruh masyarakat Paser.
(*)












