SamarindaTitiknolKaltim

Duduk Sejajar Sultan HB X, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Janji Sikat Praktik Larikan Modal dari Kaltim

110
×

Duduk Sejajar Sultan HB X, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Janji Sikat Praktik Larikan Modal dari Kaltim

Sebarkan artikel ini
BANGUN EKONOMI KALTIM - Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, bersama Wakil Gubernur H. Seno Aji, hadir langsung memenuhi undangan Presiden Prabowo Subianto dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Senin (2/2/2026). Kali ini Gubernur Rudy Mas'ud berkesempatan duduk bersebelahan dengan Sultan Yogyakarta. (HO/Pemprov Kaltim)

Batu bara Kaltim dijual murah ke luar negeri tapi dijual mahal lagi ke kita? Gubernur Rudy Mas’ud dan Wagub Seno Aji bawa mandat khusus dari Presiden Prabowo untuk stop kebocoran Sumber Daya Alam. Cek selengkapnya di sini

TITIKNOL.ID, BOGOR – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud (Harum), bersama Wakil Gubernur H. Seno Aji, hadir langsung memenuhi undangan Presiden Prabowo Subianto dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Senin (2/2/2026).

Mengenakan seragam dinas kebanggaan, Gubernur Rudy Mas’ud tampak berada di barisan depan, duduk berdampingan dengan tokoh-tokoh besar seperti Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf.

Kehadiran pemimpin Kaltim ini membawa misi besar: menyelaraskan langkah Benua Etam menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam arahannya yang menggelegar, Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa kunci keberhasilan bangsa ada pada ketulusan para kepala daerah.

“Kalau semangat saudara-saudara sungguh-sungguh berasal dari kalbu yang paling dalam, saya yakin masa depan bangsa kita aman,” tegas Prabowo Subianto di hadapan 4.453 peserta yang terdiri dari jajaran menteri hingga kepala daerah se-Indonesia.

Presiden juga memuji keajaiban persatuan Indonesia yang tetap kokoh meski terdiri dari ratusan etnis dan bahasa sesuatu yang menurutnya sering membuat dunia internasional berdecak kagum.

Usai menyimak arahan Presiden, Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan komitmennya untuk segera “tancap gas” di daerah. Salah satu poin krusial yang disorot adalah masalah pengawasan Sumber Daya Alam (SDA).

“Intinya, Pemprov Kaltim siap mendukung dan melaksanakan penuh arahan Bapak Presiden, terutama soal penguatan tata kelola pembangunan,” ujar pria yang akrab disapa Harum tersebut.

Namun, ada isu sensitif yang menjadi catatan khusus: Kebocoran ekonomi.

Baca Juga:   Akses Jalan Samarinda-Kubar Rusak Parah, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Desak BPJN 

Wakil Gubernur Seno Aji membeberkan bahwa praktik capital flight atau pelarian modal ke luar negeri masih menjadi momok yang merugikan Kaltim.

“Masih ditemukan pengusaha yang membawa keuntungan usahanya ke luar negeri. Ini jelas merugikan daerah dan negara,” ungkap Seno Aji.

Sikat Praktik Under Pricing Batu Bara

Selain pelarian modal, praktik penjualan batu bara di bawah harga pasar (under pricing) juga masuk dalam radar pengawasan.

Presiden Prabowo secara spesifik menyentil komoditas batu bara Kalimantan Timur yang sering dijual murah ke luar negeri, namun kemudian dijual kembali dengan harga selangit oleh pihak asing.

“Presiden meminta pengawasan diperketat. Kita akan bergerak bersama aparat penegak hukum untuk memastikan kekayaan alam Kaltim benar-benar kembali untuk rakyat,” tegas Wagub Kalimantan Timur, Seno Aji.

Sebagai langkah konkret, Pemprov Kaltim dijadwalkan segera menggelar rapat koordinasi internal guna merumuskan strategi pengawasan ketat terhadap eksploitasi Sumber Daya Alam di Kalimantan Timur.

(*)