TitiknolSport

Persiba Balikpapan Gagal Jinakkan Laskar Muria di Batakan, Zona Degradasi Masih Menghantui

65
×

Persiba Balikpapan Gagal Jinakkan Laskar Muria di Batakan, Zona Degradasi Masih Menghantui

Sebarkan artikel ini
PERSIBA TAK MAKSIMAL - Laga Persiba Balikpapan saat meladeni Persiku Kudus di Stadion Batakan Balikpapan, Kalimantan Timur pada Minggu 15 Februrari 2026 malam. (HO/Persiba)

Stadion Batakan Balikpapan bergemuruh, namun papan skor membisu. Persiba Balikpapan terjebak dalam drama tanpa gol yang membuat posisi mereka kian terhimpit di zona merah

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Stadion Batakan di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur menjadi saksi bisu duel sarat gengsi yang berakhir antiklimaks pada Minggu (15/2/2026) malam.

Pertarungan sengit antara Persiba Balikpapan menjamu Persiku Kudus dalam lanjutan putaran ketiga Pegadaian Championship harus ditutup dengan skor kacamata, 0-0.

Meski papan skor tak bergerak hingga peluit panjang berbunyi, intensitas pertandingan sejatinya meledak sejak menit awal.

Beruang Madu yang tampil di hadapan publik sendiri langsung mengambil inisiatif serangan, mencoba mengubah energi suporter menjadi gol cepat.

Namun, disiplin baja yang diperagakan lini belakang Laskar Muria, julukan Persiku terbukti menjadi tembok tebal yang sulit ditembus.

Pertandingan lebih banyak terjebak dalam perang urat syaraf di sektor tengah. 

Kedua pelatih tampak sangat berhati-hati dalam menerapkan skema, menyadari bahwa satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal bagi posisi mereka di klasemen Grup 2.

Persiba berkali-kali mencoba membongkar pertahanan tamu, namun penyelesaian akhir kembali menjadi momok bagi skuad tuan rumah.

Sebaliknya, serangan balik cepat Persiku beberapa kali sempat memaksa lini belakang Persiba bekerja ekstra keras untuk mengamankan gawang mereka.

Kekecewaan di Tribun Penonton

Hasil imbang ini memicu reaksi beragam dari pendukung setia, Balistik.

Meski mengapresiasi kerja keras tim, tambahan satu poin dianggap belum cukup untuk membawa Persiba merangkak keluar dari jerat zona degradasi.

“Persiba sebenarnya main bagus, tapi sayang tak satupun serangan yang dibangun berbuah gol. Seperti kehilangan sentuhan di depan gawang,” keluh Andi Irawan, salah satu anggota Balistik usai laga.

Baca Juga:   Kuota Haji Kaltim Berfluktuasi, Balikpapan-Samarinda Berpeluang Tambah

Senada dengan Andi, Ronald, suporter lainnya, menilai posisi Persiba masih sangat rawan.

“Tambahan satu poin ini belum aman. Kita sama-sama berjuang di papan bawah dengan Persiku. Harapan kami, di laga berikutnya Persiba bisa lebih tajam lagi,” ujarnya penuh harap.

Bagi Persiba Balikpapan, gagal mengamankan poin penuh di kandang adalah kerugian besar.

Sebaliknya, bagi Persiku Kudus, mencuri satu poin dari Batakan merupakan modal berharga untuk menjaga jarak dari kejaran pesaing di bawahnya.

Satu hal yang pasti, laga ini menegaskan betapa mahalnya harga sebuah poin di putaran ketiga ini.

Dengan sisa pertandingan yang semakin menipis, perjalanan Beruang Madu untuk bertahan di kasta Championship dipastikan akan penuh drama dan ketegangan hingga laga pamungkas. (*)