BerauTitiknolKaltim

Daya Beli Melemah, Realisasi Pajak Restoran di Berau Tahun 2025 Merosot

57
×

Daya Beli Melemah, Realisasi Pajak Restoran di Berau Tahun 2025 Merosot

Sebarkan artikel ini
PROTES KENAIKAN PBB - Pajak Bumi Bangunan. Gelombang protes terhadap kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) merebak di berbagai daerah di Indonesia. Tidak hanya di Kabupaten Pati, sejumlah wilayah lain juga mengalami lonjakan tarif PBB yang dinilai tidak wajar, bahkan mencapai 1.000 persen. (Meta Ai)

Ekonomi melambat, pajak resto di Berau ikut kena imbas. Penurunan harga batubara disebut jadi biang kerok melemahnya daya beli warga. Cek data lengkapnya di sini

TITIKNOL.ID, TANJUNG REDEB – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Berau dari sektor Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) kategori makanan dan minuman mencatatkan tren negatif pada tahun 2025. 

Penerimaan di sektor ini hanya mencapai Rp28,6 miliar, atau sekitar 79,5 persen dari target yang dipatok sebesar Rp36 miliar.

Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar 6,87 persen jika dibandingkan dengan capaian tahun 2024 yang berhasil menyentuh angka Rp30,7 miliar.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau, Djupiansyah Ganie, mengungkapkan bahwa lesunya penerimaan pajak restoran ini sangat dipengaruhi oleh melemahnya daya beli masyarakat sepanjang tahun berjalan.

Menurut Djupiansyah, ada dua faktor utama yang menjadi pemicu:

Efisiensi Anggaran: Pengetatan pengeluaran baik di tingkat rumah tangga maupun instansi.

Fluktuasi Harga Batubara: Penurunan harga batubara pada tahun 2025 berdampak langsung pada volume produksi dan pendapatan sektor pertambangan yang menjadi urat nadi ekonomi Berau.

“Harga batubara tahun 2025 yang lebih rendah dibanding 2024 sangat berpengaruh pada produksi dan pendapatan masyarakat,” jelas Djupiansyah, Minggu (22/2/2026).

Guna memulihkan penerimaan PBJT makanan dan minuman di tahun ini, Bapenda Berau telah menyiapkan sejumlah langkah strategis.

Fokus utamanya adalah meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam melaporkan omzet secara akurat dan tepat waktu.

“Kami akan mengoptimalkan sosialisasi, edukasi, hingga pemasangan alat Transaction Monitoring Device (TMD) di setiap gerai usaha. Selain itu, kami juga menyiapkan reward bagi wajib pajak yang patuh,” tambahnya.

Rincian Capaian PAD Berau 2025

Secara keseluruhan, total PAD Kabupaten Berau pada tahun 2025 mencapai Rp316 miliar.

Baca Juga:   Projo Jagokan Pasangan Rudy Mas'ud-Seno Aji di Pilkada Kaltim

Berikut adalah rincian kontributor utama PAD Berau:

Sektor Pendapatan

Nilai Realisasi
Pajak Daerah
Rp143 Miliar

Retribusi Daerah

Rp99 Miliar

Lain-lain Pendapatan Sah
Rp62,01 Miliar

Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah
Rp11,3 Miliar

Meskipun sektor pajak daerah menjadi penyumbang terbesar (Rp143 miliar), tantangan di sektor konsumsi makanan dan minuman tetap menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Berau untuk menjaga stabilitas fiskal daerah. (*)