Tertinggal tiga gol dalam waktu singkat menjadi mimpi buruk bagi Arema FC di Samarinda. Pelatih Marcos Santos blak-blakan menyebut timnya sudah ‘kalah’ sejak menit ke-27 akibat dominasi total tuan rumah. Apa yang sebenarnya terjadi dengan pertahanan Singo Edan?
TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Borneo FC Samarinda sukses mengamankan poin penuh saat menjamu Arema FC pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026.
Berlaga di Stadion Segiri, Samarinda, Kamis (26/2/2026) malam, tim berjuluk “Pesut Etam” tersebut menang meyakinkan dengan skor 3-1.
Kemenangan ini membuat persaingan di papan atas klasemen semakin sengit.
Borneo FC kini menguntit di posisi ketiga dengan koleksi 49 poin, hanya selisih satu angka dari Persija Jakarta di posisi kedua (50 poin), dan empat angka dari pemuncak klasemen, Persib Bandung (53 poin).
Sejak peluit pertama dibunyikan, Borneo FC langsung tampil menekan. Hasilnya instan; pada menit ke-6, Westherley Garcia (Caxambu) membuka keunggulan.
Memanfaatkan umpan jauh Mohammad Anez, bek kiri tersebut merangsek ke kotak penalti dan menaklukkan kiper Arema FC, Lucas Frigeri.
Petaka bagi Singo Edan berlanjut pada menit ke-26. Gelandang asal Kolombia, Juan Villa, mencetak gol spektakuler melalui tendangan bebas jarak jauh dari jarak 35 meter.
Bola meluncur deras tanpa mampu dihalau Frigeri, mengubah skor menjadi 2-0.
Menjelang akhir babak pertama, Juan Villa kembali menjadi mimpi buruk bagi tim tamu.
Pada menit ke-42, ia melepaskan sepakan akurat kaki kiri yang menggetarkan jaring gawang Arema untuk kedua kalinya. Skor 3-0 menutup paruh pertama pertandingan.
Upaya Perlawanan Arema FC
Memasuki babak kedua, pelatih Arema FC, Marcos Santos, mencoba mengubah strategi dengan memasukkan Gustavo Franca.
Arema FC sempat mendominasi penguasaan bola dan mencoba mengejar ketertinggalan.
Hasilnya terlihat pada menit ke-64. Melalui skema sepak pojok, umpan silang Gustavo Franca disambut dengan tandukan terukur oleh Dalberto Luan yang gagal diantisipasi Nadeo Argawinata. Skor berubah menjadi 3-1.
Meski intensitas serangan meningkat, Arema FC gagal menambah pundi-pundi gol hingga wasit meniup peluit panjang.
Skor 3-1 bertahan untuk kemenangan tuan rumah.
Komentar Pelatih dan Pemain
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengakui bahwa tertinggal tiga gol di babak pertama adalah tugas yang sangat berat.
“Babak kedua sebenarnya kami lebih siap, namun pertandingan ini sulit karena kami sudah tertinggal jauh sejak menit ke-27 di tengah motivasi suporter lawan yang luar biasa,” ujarnya.
Meski kecewa dengan hasil, ia mengapresiasi kembalinya Gidson Pablo setelah cedera parah.
Di sisi lain, pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes, mengaku puas meski menyayangkan adanya pemain yang cedera di tengah laga.
“Babak pertama luar biasa. Di babak kedua kami kebobolan satu gol dari set piece, posisi yang biasanya dijaga oleh Obieta,” pungkasnya.
Pencetak gol pembuka, Caxambu, mempersembahkan kemenangan ini sebagai rasa syukur, terutama karena ia harus beradaptasi bertanding di tengah jadwal padat bulan Ramadan.
“Saya sangat bahagia. Ini pengalaman pertama saya bermain di bulan Ramadan, saya harus terus meningkatkan jam terbang agar tim tetap berada di papan atas,” ungkapnya.
Susunan Pencetak Gol:
Borneo FC: Caxambu (6′), Juan Villa (26′, 42′)
Arema FC: Dalberto Luan (64′)
(*)












