Nasional

Presiden Prabowo Siap Mediasi AS–Iran, Indonesia Tawarkan Fasilitasi Dialog Demi Redam Eskalasi

78
×

Presiden Prabowo Siap Mediasi AS–Iran, Indonesia Tawarkan Fasilitasi Dialog Demi Redam Eskalasi

Sebarkan artikel ini
TAMBANG - Presiden Prabowo Subianto menjelaskan komitmen Indonesia melawan praktik ilegal saat bicara dalam di World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Foto: Prabowo Subianto (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

TITIKNOL.ID – Pemerintah Indonesia menyesalkan gagalnya perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang berdampak pada meningkatnya eskalasi militer di kawasan Timur Tengah.

‎Melalui akun X resminya, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyampaikan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kesiapan Indonesia untuk berperan sebagai fasilitator dialog antara kedua negara tersebut.

‎“Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif,” demikian keterangan Kemlu RI, Sabtu (28/2/2026).

‎Bahkan, apabila disetujui oleh kedua belah pihak, Prabowo disebut bersedia bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi secara langsung sebagai bentuk komitmen Indonesia terhadap perdamaian dunia.

‎Pemerintah Indonesia menilai peningkatan ketegangan di Timur Tengah berpotensi mengganggu stabilitas kawasan, serta berdampak luas terhadap perdamaian dan keamanan global.

‎Karena itu, Indonesia menyerukan seluruh pihak agar menahan diri dan mengedepankan jalur dialog serta diplomasi dalam menyelesaikan perbedaan.

‎“Indonesia kembali menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara serta menyelesaikan perbedaan melalui cara damai,” lanjut pernyataan tersebut.

‎Dalam kesempatan yang sama, Kemlu RI juga mengimbau warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah terdampak agar tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan.

‎Para WNI diminta mengikuti arahan otoritas setempat serta menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat guna memastikan keselamatan dan akses informasi terkini di tengah situasi yang berkembang. (*/)