Nasional

Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan, Momen Berburu Malam Lailatul Qadar

50
×

Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan, Momen Berburu Malam Lailatul Qadar

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Ramadhan 2024 (HO/Istimewa)

TITIKNOL.ID – Memasuki penghujung bulan suci Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah.

Pada fase inilah terdapat malam yang sangat istimewa, yakni malam Lailatul Qadar yang disebut lebih baik dari seribu bulan.

‎Keutamaan sepuluh hari terakhir Ramadhan ini juga dibahas dalam kajian yang diunggah di kanal YouTube @AdiHidayatOfficial, melalui tayangan berjudul Akusuka Eps. 14: Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan.

‎Dalam kajian tersebut dijelaskan bahwa Rasulullah SAW memberikan teladan dengan meningkatkan kesungguhan dalam beribadah pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.

‎Riwayat dari Aisyah binti Abu Bakar dalam hadis yang tercantum dalam Sahih Bukhari nomor 2024 menyebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW “mengencangkan ikat pinggangnya” ketika memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan.

‎Para ulama menafsirkan ungkapan tersebut memiliki dua makna. Pertama, Rasulullah SAW menahan diri dari hubungan biologis dengan istrinya. Kedua, beliau memperbanyak ibadah sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.

‎Sepuluh hari terakhir Ramadhan sering disebut sebagai masa paling berharga dalam bulan puasa. Pada waktu inilah umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak berbagai amalan, seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berdzikir, hingga memperbanyak doa.

‎Rasulullah SAW bahkan membangunkan keluarganya agar ikut menghidupkan malam dengan ibadah.

Hal ini menunjukkan bahwa fase akhir Ramadhan bukan sekadar penutup bulan puasa, melainkan kesempatan besar bagi umat Islam untuk meraih pahala berlipat ganda.

‎Salah satu alasan utama pentingnya sepuluh hari terakhir Ramadhan adalah karena adanya malam Lailatul Qadar.

Malam tersebut diyakini sebagai malam penuh keberkahan yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.

‎Karena waktu pastinya tidak disebutkan secara pasti, umat Islam dianjurkan untuk mencarinya pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Baca Juga:   Operasi Basmi KKB Papua Komari Murib, Terungkap Ada Oknum Polisi Jual Amunisi

Dengan demikian, setiap malam dalam periode tersebut menjadi kesempatan berharga untuk meningkatkan ibadah.

‎Selain mengejar pahala, sepuluh hari terakhir Ramadhan juga menjadi momen bagi umat Islam untuk memperbaiki diri dengan memperbanyak doa, memohon ampunan, serta memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.

‎Jika Ramadhan diibaratkan sebagai sebuah perjalanan, maka sepuluh hari terakhir menjadi garis akhir yang sangat menentukan. Siapa yang bersungguh-sungguh memanfaatkannya, diharapkan akan memperoleh keberkahan serta ampunan yang besar. (*/)