Titiknol IKN

IKN Wujudkan Kota tanpa Kabel Menjuntai, Tidak Gali Lubang Tutup Lubang

72
×

IKN Wujudkan Kota tanpa Kabel Menjuntai, Tidak Gali Lubang Tutup Lubang

Sebarkan artikel ini
IKN KOTA LAYAK - Suasana di perkotaan IKN Nusantara, Provinsi Kalimantan Timur, ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai penjuru. (HO/OIKN)

Lupakan pemandangan kabel semrawut dan drama jalan dibongkar-pasang yang sering ditemui di Jakarta. Di IKN, wajah kota masa depan yang rapi mulai mewujud nyata berkat teknologi terowongan bawah tanah raksasa bernama MUT. Seperti apa kecanggihannya?

TITIKNOL.ID, NUSANTARA – Berbeda dengan pemandangan kabel yang semrawut di Jakarta, Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur mulai menunjukkan wajah kota masa depan.

Di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), infrastruktur canggih bernama Multi Utility Tunnel (MUT) kini bukan lagi sekadar rencana, melainkan kenyataan yang mulai mewujud.

Teknologi ini menjadi kunci mengapa di masa depan IKN tidak akan ada lagi drama jalan dibongkar-pasang untuk perbaikan kabel atau pipa.

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), sebagai salah satu kontraktor utama, melaporkan bahwa pengerjaan MUT di segmen Jalan Kawasan Hankam dan Lingkar Sepaku telah mencapai progres 62,83 persen per awal Maret 2026.

Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, menegaskan bahwa sistem utilitas terpadu ini adalah fondasi bagi tata ruang modern IKN.

“Infrastruktur ini dirancang untuk mendukung integrasi utilitas bawah tanah yang berkelanjutan agar tercipta tata ruang yang tertib, modern.

“Menjadi tulang punggung pengembangan KIPP IKN,” ujar Agung, Rabu (4/3/2026).

Apa Itu MUT dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Secara teknis, MUT adalah sebuah koridor atau terowongan beton raksasa di bawah tanah. Terowongan ini menjadi “rumah” bagi seluruh jaringan distribusi kota, mulai dari:

  • Kabel listrik tegangan menengah.
  • Kabel serat optik internet.
  • Pipa air bersih.
  • Pipa distribusi gas.

Di dalamnya, terdapat rak-rak khusus (racks) untuk memisahkan kabel listrik dan telekomunikasi guna menghindari gangguan elektromagnetik, lengkap dengan sensor kebocoran gas dan air.

Baca Juga:   2.086 Ha Lahan di IKN Belum Bebas, Begini Kabar Terbaru dari Basuki Hadimuljono

Ruangnya pun cukup luas sehingga teknisi bisa melakukan inspeksi tanpa menyentuh permukaan jalan.

Meski investasi awalnya lebih tinggi dibanding metode konvensional, MUT menawarkan manfaat masif bagi keberlangsungan kota:

Tidak akan ada lagi istilah “gali lubang tutup lubang” yang merusak aspal dan memacetkan lalu lintas.

Perawatan dilakukan sepenuhnya di bawah tanah.

  • Usia Pakai Lebih Lama:

Komponen utilitas terlindungi dari korosi tanah dan cuaca ekstrem, sehingga masa pakainya bisa meningkat dua hingga tiga kali lipat.

  • Visual Kota yang Bersih:

Langit IKN akan bersih dari “ranjau” kabel udara, mendukung konsep Smart Forest City yang asri dan rapi.

  • Tahan Bencana:

Struktur betonnya dirancang tahan terhadap pergeseran tanah dan banjir, memastikan layanan dasar seperti listrik dan air tetap stabil meski dalam kondisi darurat.

Dengan rampungnya infrastruktur ini, IKN bukan hanya sekadar ibu kota baru, tetapi menjadi etalase teknologi perkotaan modern di Indonesia. (*)