BulunganTitiknolKaltara

Gubernur Zainal Paliwang Rayu Saudagar Bugis-Makassar Investasi di Perbatasan Kalimantan Utara

37
×

Gubernur Zainal Paliwang Rayu Saudagar Bugis-Makassar Investasi di Perbatasan Kalimantan Utara

Sebarkan artikel ini
Investasi ekonomi di Kalimantan Utara.

Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang bawa peluang emas investasi perbatasan ke hadapan Saudagar Bugis-Makassar. Mulai dari potensi rumput laut 800 ribu ton hingga jalur logistik internasional. Cek sektor apa saja yang paling menjanjikan di sini

TITIKNOL.ID, MAKASSAR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang, secara agresif mempromosikan berbagai peluang investasi di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia kepada para pengusaha nasional.

Ajakan ini disampaikan saat beliau menghadiri Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM) ke-XXVI yang digelar di Ballroom Hotel Claro, Makassar, Kamis (26/3/2026).

Dalam forum bertema “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh” tersebut, Zainal menekankan bahwa Kaltara adalah wilayah strategis dengan potensi raksasa yang siap dikembangkan.

Menurut Zainal, pembangunan ekonomi di Kaltara tidak lepas dari nilai-nilai kearifan lokal.

Ia mencontohkan, filosofi siri’ na pacce yang menjadi pegangan kuat masyarakat Bugis-Makassar dalam berbisnis dan memimpin.

“Nilai keberanian, kejujuran, kerja keras, dan menjaga kehormatan dalam falsafah siri’ na pacce menjadi fondasi utama kami dalam melihat kehidupan, memimpin, dan mengambil keputusan,” ujar Zainal di hadapan ratusan saudagar.

Dalam paparannya, Gubernur Zainal merinci sejumlah sektor unggulan yang terbuka lebar bagi para investor:

  • Pertanian dan Perkebunan:

Terbuka peluang hilirisasi untuk produk olahan selai nanas asal Krayan serta ekspor bubuk tanaman kratom yang memiliki nilai jual tinggi di pasar global.

  • Perikanan dan Kelautan:

Potensi rumput laut Kaltara mencapai 857.797 ton per tahun. Selain itu, komoditas udang windu, bandeng, dan kepiting bakau memiliki prospek ekspor yang sangat menjanjikan.

  • Industri Sarang Burung Walet:

Potensi besar di Kabupaten Tana Tidung menanti investasi pada sektor pengolahan (pabrik) untuk meningkatkan nilai tambah produk sebelum diekspor.

  • Peternakan:

Kebutuhan daging ayam dan telur di Kaltara masih jauh lebih tinggi dibanding produksi lokal, menjadikannya peluang investasi baru yang sangat stabil.

Baca Juga:   40 Calon Paskibra Kaltara Mulai Pra Pemusatan Latihan

Zainal juga menyoroti potensi pengembangan pariwisata lintas negara yang menghubungkan Kaltara dengan Sabah (Malaysia), Tawi-Tawi (Filipina), hingga Brunei Darussalam.

Posisi geografis Kaltara dinilai sangat menguntungkan karena berada di jalur pelayaran internasional Archipelagic Sea Lanes (ASLs).

Jalur ini menghubungkan perdagangan langsung dari Asia hingga ke Australia.

Keberhasilan tidak datang dari zona nyaman, tetapi dari keberanian menghadapi tantangan. 

“Ketangguhan adalah hasil proses panjang yang membutuhkan kerja keras dan integritas,” tegasnya.

Melalui forum PSBM ini, Zainal berharap para saudagar dapat melihat langsung potensi riil di Kalimantan Utara dan turut berperan aktif mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan demi mewujudkan visi Kaltara yang maju, makmur, dan berkelanjutan.

(*)