TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar operasi gas LPG 3 kilogram di sejumlah kecamatan untuk menahan lonjakan harga dan menjaga pasokan tetap aman. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, sejak Rabu (15/4/2026).
Operasi yang digelar melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) itu menyasar beberapa titik, di antaranya Semoi, Labangka, dan Kampung Baru.
Kepala Bidang Perdagangan Diskukmperindag PPU, Marlina, menyebut, operasi dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga sesuai ketentuan.
“Ini upaya kami menjaga pasokan tetap aman dan harga tetap terjangkau,” kata Marlina, Jumat (17/4/2026).
Di setiap titik, distribusi dipatok 200 tabung. Pembelian dibatasi satu tabung per orang dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), Rp23 ribu.
Dalam hitungan jam saja, seluruh stok di tiap lokasi langsung ludes.
“Antusiasme masyarakat tinggi. Kami bekerja sama dengan agen untuk mendatangkan 200 tabung di tiap desa dan kelurahan,” ujarnya.
Selain LPG, Diskukmperindag juga memantau ketersediaan bahan pokok lain, termasuk minyak goreng dan beras.
Marlina bilang, sempat muncul laporan kelangkaan minyak di wilayah Sepaku, namun setelah ditelusuri, kondisi itu dipicu keterlambatan distribusi.
“Kami sudah cek ke toko modern dan sekitarnya. Bukan langka, hanya sempat terlambat distribusi,” jelasnya.
Saat ini, pasokan dipastikan kembali normal. Pemerintah juga mengimbau masyarakat tidak panik agar distribusi tetap berjalan stabil.
“Memang sempat kosong, tapi sekarang sudah aman,” pungkasnya.
(TN01)












