PenajamTitiknolKaltim

Sekda PPU Sentil Dekranasda: Jangan Terjebak Seremonial, Program Harus Berdampak Nyata bagi UMKM

3
×

Sekda PPU Sentil Dekranasda: Jangan Terjebak Seremonial, Program Harus Berdampak Nyata bagi UMKM

Sebarkan artikel ini
Sekda PPU Tohar soroti minimnya dampak program dan tuntut realisasi nyata, Jumat (17/4/2026)

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Kegiatan Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jumat (17/4/2026), menjadi momentum evaluasi kinerja organisasi yang dinilai belum optimal.

Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar, menegaskan agar Dekranasda tidak hanya fokus pada kegiatan seremonial, tetapi mampu menghadirkan program yang berdampak langsung bagi pelaku usaha kerajinan dan UMKM.

“Kita jangan terjebak pada rutinitas tanpa hasil. Program harus realistis, terukur, dan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Tohar di hadapan pengurus Dekranasda dan pimpinan OPD.

Ia menilai masih terdapat kesenjangan antara perencanaan program dengan implementasi di lapangan, sehingga hasil yang dicapai belum maksimal.

Padahal, menurutnya, Dekranasda memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam membina, mengembangkan, hingga memperluas pasar produk kerajinan lokal.

Tohar menekankan bahwa tantangan utama saat ini bukan sekadar menyusun program, melainkan memastikan pelaksanaannya berjalan konsisten dan berani mengevaluasi program yang tidak efektif.

“Kalau hanya bagus di atas kertas tapi tidak terealisasi, itu tidak ada artinya. Kita butuh langkah konkret, bukan sekadar wacana,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor, khususnya dengan lembaga keuangan dan OPD terkait, guna memperkuat akses permodalan serta pemasaran bagi pelaku UMKM.

Menurutnya, potensi kolaborasi yang ada selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di PPU.

Tohar menambahkan, semangat kebersamaan dalam halal bihalal harus diwujudkan dalam kerja nyata yang produktif dan berkelanjutan, bukan sekadar simbolis.

Ia berharap kegiatan ini menjadi titik awal pembenahan kinerja Dekranasda PPU agar lebih responsif terhadap kebutuhan pelaku usaha dan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian daerah.