Nasional

Presiden Prabowo Panggil Kapolri ke Hambalang, Bahas Keamanan Nasional hingga Transformasi Polri

3
×

Presiden Prabowo Panggil Kapolri ke Hambalang, Bahas Keamanan Nasional hingga Transformasi Polri

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Kenegaraan di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen RI, Jakarta, Jumat (15/8/2025).(Tangkapan Layar TV Parlemen)

TITIKNOL.ID – Prabowo Subianto memanggil Listyo Sigit Prabowo ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/4/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis terkait keamanan nasional dan kinerja kepolisian.

‎Dalam pertemuan itu, Presiden meminta laporan langsung dari Kapolri mengenai berbagai program strategis Polri, termasuk agenda transformasi di lingkungan kepolisian.

‎Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa pertemuan berlangsung secara tertutup selama kurang lebih satu jam.

‎“Presiden Prabowo Subianto memanggil Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Hambalang. Dalam pertemuan sekitar satu jam tersebut dibahas berbagai hal terkait keamanan nasional dan kondisi umum situasi nasional di sektor strategis,” ujar Teddy.

‎Dalam kesempatan itu, Kapolri memaparkan sejumlah program unggulan Polri, mulai dari penguatan transformasi digital dalam layanan publik hingga peningkatan profesionalisme anggota sejak tahap rekrutmen hingga pelaksanaan tugas.

‎Selain itu, upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat juga menjadi fokus, termasuk pelibatan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi yang kondusif dan berkelanjutan.

‎Kapolri juga melaporkan sinergi kepolisian dengan berbagai lembaga dalam mendukung program nasional, seperti sektor pertanian, ketahanan pangan, penyediaan makanan bergizi, penanganan bencana, serta peningkatan kualitas layanan publik.

‎Berdasarkan dokumentasi yang dirilis Sekretariat Kabinet, Presiden tampak menelaah laporan yang diserahkan Kapolri, sementara Kapolri memberikan penjelasan langsung terkait isi laporan tersebut.

‎Di hari yang sama, Presiden juga menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, dalam pertemuan terpisah.

Dalam pertemuan itu, Presiden menekankan agar program hilirisasi diperluas, tidak hanya pada sektor energi dan mineral, tetapi juga mencakup pertanian dan perikanan. (*/)