PenajamTitiknolKaltim

Hari Bhayangkara ke-80, Polres PPU Bedah Rumah Korban Kebakaran di Waru, Bangun Kembali Harapan Warga

9
×

Hari Bhayangkara ke-80, Polres PPU Bedah Rumah Korban Kebakaran di Waru, Bangun Kembali Harapan Warga

Sebarkan artikel ini
Hari Bhayangkara ke-80, Polres PPU Tebar Kepedulian Lewat Program Bedah Rumah untuk Warga Waru

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Momentum Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Polres Penajam Paser Utara (PPU) untuk berbagi kepedulian kepada masyarakat.

Melalui program bedah rumah, Polres PPU membantu membangun kembali tempat tinggal milik Minang, warga Kelurahan Waru yang sebelumnya hangus terbakar akibat musibah kebakaran.

‎Kegiatan kemanusiaan tersebut dipimpin langsung Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara bersama Ketua Bhayangkari Cabang PPU dan jajaran pejabat utama Polres PPU, Senin (8/6/2026).

Kegiatan juga melibatkan unsur Forkopimcam Waru, Baznas Kabupaten PPU, TNI, pemerintah kelurahan, serta tokoh masyarakat setempat.

‎Suasana haru mewarnai pelaksanaan kegiatan yang berlangsung di Jalan Negara RT 023, Kelurahan Waru.

Rumah yang sebelumnya menjadi tempat tinggal keluarga Minang kini hanya menyisakan bekas kebakaran, namun di lokasi yang sama semangat gotong royong mulai tumbuh untuk membangun kembali hunian yang layak.

‎Kapolres bersama rombongan meninjau langsung kondisi rumah pascakebakaran sekaligus memastikan kesiapan pelaksanaan program bedah rumah yang akan dilakukan secara bertahap hingga rampung.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan bantuan material bangunan secara simbolis sebagai tanda dimulainya proses pembangunan.

‎Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara melalui Kapolsek Waru IPTU Lilik Sulistiya mengatakan program bedah rumah merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat.

‎“Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum perayaan bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi momentum untuk berbagi dan hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama mereka yang sedang menghadapi kesulitan akibat musibah,” ujarnya.

‎Menurutnya, musibah kebakaran tidak hanya menyebabkan kerugian materiil, tetapi juga meninggalkan beban psikologis dan ekonomi bagi korban.

Baca Juga:   Kaltim Sukses Tekan Kecelakaan, Polda Ungkap Tren Positif Usai 14 Hari Operasi Zebra

Karena itu, Polres PPU berupaya hadir memberikan dukungan nyata agar masyarakat yang terdampak dapat kembali bangkit.

‎Ia berharap rumah yang nantinya dibangun kembali dapat menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi keluarga penerima bantuan.

Program tersebut juga diharapkan mampu meringankan beban sekaligus menjadi penyemangat bagi korban untuk memulai kehidupan baru.

‎Selain menyerahkan bantuan, Kapolres PPU bersama jajaran turut bersilaturahmi dengan warga sekitar.

Kehangatan dan kebersamaan terlihat dalam suasana penuh kekeluargaan, sementara masyarakat menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan Polres PPU.

‎Program bedah rumah ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, Baznas, Bhayangkari, dan masyarakat dalam membantu sesama.

Melalui kegiatan tersebut, Polres PPU tidak hanya membangun kembali rumah yang rusak akibat kebakaran, tetapi juga membangun harapan dan optimisme bagi warga yang sedang tertimpa musibah. (*/)