TITIKNOL.ID, PENAJAM– Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menetapkan 40 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Seluruh peserta dijadwalkan mulai menjalani karantina pada 4 Agustus 2026 sebagai bagian dari persiapan menjelang pelaksanaan pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih.
Kepala Kesbangpol PPU, Andi Singkerru, mengatakan 40 calon Paskibraka tersebut terdiri atas 20 putra dan 20 putri yang telah dinyatakan lolos seluruh tahapan seleksi.
Proses seleksi meliputi pemeriksaan administrasi, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), hingga tes kesamaptaan. Selain itu, Kesbangpol juga menetapkan masing-masing tiga peserta cadangan putra dan tiga peserta cadangan putri.
”Penetapan peserta sudah mendapat persetujuan dari BPIP karena surat keputusannya diterbitkan dari pusat,” ujar Andi, Senin (27/7/2026).
Selama masa karantina, para calon Paskibraka akan diasramakan dan mengikuti berbagai rangkaian pembinaan, mulai dari latihan fisik, pembentukan karakter dan disiplin, hingga pembekalan wawasan kebangsaan.
Seluruh proses pelatihan akan berlangsung hingga menjelang upacara 17 Agustus dan dibimbing oleh tujuh pelatih yang berasal dari unsur TNI, Polri, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), serta Tim Pelatih Inti (TPI).
Andi berharap seluruh peserta dapat menjaga kondisi kesehatan sehingga mampu mengikuti seluruh tahapan pelatihan dengan baik. Menurutnya, para calon Paskibraka merupakan putra-putri terbaik hasil seleksi dari berbagai SMA dan SMK di Kabupaten PPU.
”Mereka merupakan putra-putri terbaik hasil seleksi dari SMA dan SMK di PPU. Harapan kami seluruh peserta tetap sehat sehingga dapat mengikuti pelatihan hingga bertugas pada pengibaran maupun penurunan bendera,” katanya.
Selain menyiapkan Paskibraka tingkat kabupaten, Kesbangpol PPU juga mengirimkan empat pelajar untuk mengikuti tugas sebagai Paskibraka tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Keempat pelajar tersebut terdiri atas dua putra dan dua putri, termasuk dua peserta asal Kecamatan Sepaku yang dijadwalkan berangkat pada Minggu ini.
Untuk mendukung pelaksanaan program Paskibraka tahun 2026, Kesbangpol PPU mengalokasikan anggaran sekitar Rp1 miliar. Meski demikian, besaran anggaran tersebut lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya sehingga pelaksanaan agenda anjangsana masih menunggu keputusan lebih lanjut dari Pemerintah Kabupaten PPU. (TN02)












