PenajamTitiknolKaltim

HUT Lantas ke-71, Polres PPU Gelar Lomba Polisi Cilik Diikuti 17 SD dan Dorong Pelajar Jadi Sahabat Polisi

5
×

HUT Lantas ke-71, Polres PPU Gelar Lomba Polisi Cilik Diikuti 17 SD dan Dorong Pelajar Jadi Sahabat Polisi

Sebarkan artikel ini
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas ke-71, Polres Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Lomba Polisi Cilik (Pocil) tingkat Kabupaten PPU yang diikuti puluhan pelajar dari sejumlah sekolah dasar (SD).Kamis 17/09/2026.

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas ke-71, Polres Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Lomba Polisi Cilik (Pocil) tingkat Kabupaten PPU, Kamis (17/9/2026).

‎Kegiatan tersebut diikuti 17 sekolah dasar (SD) se-Kabupaten PPU. Selain menjadi ajang kompetisi bagi para pelajar, lomba ini menjadi sarana menanamkan nilai disiplin, kerja sama, kekompakan, sekaligus membangun kedekatan antara polisi dan anak-anak sejak usia dini.

‎Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara bersama Kasat Lantas Polres PPU AKP Dedik I. Prasetyo menjelaskan, Lomba Polisi Cilik merupakan salah satu upaya kepolisian memberikan pengalaman positif kepada anak-anak sekaligus membangun pemahaman bahwa polisi merupakan sahabat masyarakat.

‎“Tujuan kami adalah menanamkan nilai kebaikan kepada anak-anak melalui pengalaman disiplin, kerja sama dan kekompakan. Tentunya juga untuk mendekatkan polisi dengan anak-anak,” demikian disampaikan Kapolres PPU dalam keterangannya.

‎Menurutnya, melalui kegiatan tersebut anak-anak diharapkan dapat tumbuh menjadi sahabat polisi sekaligus memiliki ruang untuk mengembangkan potensi dan prestasi, baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional.

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas ke-71, Polres Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Lomba Polisi Cilik (Pocil) tingkat Kabupaten PPU yang diikuti puluhan pelajar dari sejumlah sekolah dasar (SD).Kamis 17/09/2026.



‎Antusiasme peserta tahun ini juga menunjukkan peningkatan. Sebanyak 17 SD ambil bagian dalam perlombaan dengan mengikuti sejumlah materi yang menguji kemampuan baris-berbaris, formasi, kekompakan, kedisiplinan, keseragaman, hingga semangat juang.

‎Lomba tingkat Kabupaten PPU ini juga menjadi tahapan awal bagi para peserta untuk melanjutkan kompetisi ke jenjang yang lebih tinggi. Pemenang nantinya akan mewakili PPU pada perlombaan tingkat Provinsi Kalimantan Timur dan berkesempatan melaju hingga tingkat nasional.

‎Selain Lomba Polisi Cilik, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pengenalan dan pengembangan Patroli Keamanan Sekolah (PKS). Program ini diarahkan untuk membentuk pelajar yang dapat menjadi kepanjangan tangan kepolisian dalam membantu menciptakan ketertiban dan keselamatan lalu lintas di lingkungan sekolah.

‎Kasat Lantas Polres PPU AKP Dedik I. Prasetyo menjelaskan, pembinaan PKS dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Siswa yang memiliki minat akan ditampung dan diberikan pelatihan, kemudian menjalankan tugas di lingkungan sekolah masing-masing dengan tetap mendapatkan pendampingan dan pemantauan dari personel Satlantas.

‎Ke depan, pembinaan tersebut diharapkan berkembang hingga terbentuk satu peleton PKS yang dapat bertugas secara bergantian di lingkungan sekolah. Dari 17 sekolah peserta, masing-masing mengirimkan pelajar sesuai ketentuan dan minat siswa.

‎Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Polres PPU mengenalkan budaya tertib berlalu lintas kepada generasi muda melalui pendekatan edukatif dan menyenangkan. Dengan demikian, pesan keselamatan lalu lintas diharapkan tidak hanya disampaikan oleh polisi, tetapi juga tumbuh dari lingkungan sekolah dan para pelajar.

‎Melalui semangat “Polisi Sahabat Anak”, Polres PPU berharap kegiatan Polisi Cilik dan PKS dapat menjadi wadah pembentukan karakter sejak dini. Sekaligus melahirkan generasi muda yang disiplin, kompak, peduli terhadap keselamatan, serta mampu menjadi contoh positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat. (*/)