SendawarTitiknolKaltim

Tutup Festival Luuq Bangkit, Bupati Kubar Ajak Warga Geleo Asa Rawat Adat dan Gotong Royong

1
×

Tutup Festival Luuq Bangkit, Bupati Kubar Ajak Warga Geleo Asa Rawat Adat dan Gotong Royong

Sebarkan artikel ini
Bupati Kutai Barat Frederick Edwin secara resmi menutup rangkaian Festival Luuq Bangkit dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kampung Geleo Asa ke-176, Jumat (25/9/2026).

TITIKNOL.ID, SENDAWAR – Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin resmi menutup rangkaian Festival Luuq Bangkit dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kampung Geleo Asa ke-176, Jumat (25/9/2026).
‎
‎Penutupan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Manilas, Kampung Geleo Asa, Kecamatan Barong Tongkok, setelah seluruh rangkaian festival digelar selama delapan hari.
‎
‎Festival Luuq Bangkit diisi berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, mulai dari perlombaan kesenian dan tarian, olahraga tradisional, pertandingan sepak bola trofeo hingga kegiatan Beliatn sebagai bagian dari pelestarian adat dan budaya masyarakat setempat.
‎
‎Dalam sambutannya, Frederick Edwin mengatakan HUT Kampung Geleo Asa ke-176 bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sejarah kampung sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.
‎
‎“Usia 176 tahun merupakan sebuah kesempatan emas bagi seluruh lapisan masyarakat untuk merefleksikan kembali perjalanan panjang sejarah kampung ini,” ujarnya.
‎
‎Ia mengajak masyarakat Kampung Geleo Asa terus menjaga nilai kebersamaan, gotong royong serta adat istiadat yang diwariskan para leluhur.
‎
‎Menurutnya, keharmonisan dan kekompakan masyarakat menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan kampung.
‎
‎“Mari kita jadikan momen sejarah ini untuk terus merawat, menjaga, dan melestarikan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta adat istiadat luhur yang telah diwariskan oleh para leluhur kita,” pesannya.
‎
‎Frederick juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Barat untuk terus mendorong pembangunan yang merata hingga tingkat kampung. Namun, upaya tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah kampung dan partisipasi aktif masyarakat.
‎
‎Karena itu, melalui momentum HUT ke-176, ia mengajak Petinggi bersama seluruh elemen masyarakat Kampung Geleo Asa meningkatkan kinerja, berinovasi dalam mengelola potensi kampung, serta bergotong royong membangun daerah agar semakin maju, mandiri dan sejahtera.
‎
‎“Saya mengajak Petinggi beserta seluruh elemen masyarakat Kampung Geleo Asa untuk terus meningkatkan kinerja, berinovasi dalam mengelola potensi kampung, serta bahu-membahu membangun Kampung Geleo Asa agar semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” ungkapnya.
‎
‎Pada kesempatan tersebut, Frederick menyampaikan ucapan selamat atas HUT Kampung Geleo Asa ke-176. Ia berharap kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat terus terjaga dalam mendukung pembangunan kampung.
‎
‎“Selamat HUT Kampung Geleo Asa ke-176. Semoga kebersamaan dan semangat gotong royong terus menjadi kekuatan dalam mewujudkan Kampung Geleo Asa yang maju, mandiri, dan sejahtera,” ungkapnya.
‎
‎Penutupan Festival Luuq Bangkit sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian HUT Kampung Geleo Asa ke-176. Selama delapan hari, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi, mengembangkan potensi seni dan olahraga, sekaligus melestarikan adat dan budaya daerah. (*/)