TITIKNOL.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ibu Kota Nusantara (IKN), tepatnya di KM 56 Jalan Poros Samarinda-Balikpapan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Api yang muncul di sisi jalan poros tersebut langsung mendapat penanganan petugas gabungan.
Personel kepolisian bersama relawan IKN dan masyarakat setempat dikerahkan untuk memadamkan api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke kawasan hutan.
Anggota Polsek Loa Janan, Polres Kutai Kartanegara, Juwan Satria mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 14.36 Wita. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
“Kita dapat laporan pukul 14.36 Wita. Pemadaman berlangsung sekitar dua jam, dibantu tim-tim relawan IKN, masyarakat, dan personel dari Polsek. Setelah api terkendali, kami terus memonitor area kebakaran,” ujar Juwan, Minggu (4/10/2026).
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Pemantauan terus dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Juwan menyebut keterlibatan relawan dan masyarakat turut membantu mempercepat proses penanganan di lapangan. Kolaborasi tersebut juga penting untuk mencegah api merambat ke kawasan hutan di sekitar lokasi.
Selain potensi meluasnya kebakaran, kondisi pascakejadian menjadi perhatian karena lokasi berada di sisi jalan utama yang menghubungkan Samarinda dan Balikpapan.
Polisi mengingatkan pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di sekitar KM 56. Sejumlah pohon yang terdampak api berpotensi mengalami kerusakan pada batang maupun dahan sehingga dapat membahayakan pengendara.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang melintas agar berhati-hati, karena tadi ada beberapa pohon yang terbakar dan tumbang. Kita khawatir hal ini membahayakan pengguna jalan,” kata Juwan.
Petugas juga memantau kondisi lalu lintas di sekitar lokasi sekaligus mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api maupun gangguan akibat pohon yang terbakar.
Pengendara yang melintasi kawasan Tahura IKN diminta mengurangi kecepatan dan memperhatikan kondisi di sepanjang jalan. Asap, jarak pandang yang dapat terganggu, serta pohon yang terdampak kebakaran menjadi sejumlah risiko yang perlu diwaspadai.
Hingga Minggu sore, petugas masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman dan tidak kembali muncul titik api. (*/)











