TITIKNOL.ID, PENAJAM – Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, berupaya meningkatkan efektivitas pemanfaatan alat dan mesin pertanian (Alsintan) melalui pemetaan kebutuhan di setiap desa. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran pengolahan lahan hingga proses panen.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Pertanian PPU, Mahfud, mengatakan pemetaan dilakukan dengan menyusun basis data mengenai jumlah dan persebaran Alsintan di wilayah pertanian. Data tersebut diperlukan untuk mengetahui kecukupan peralatan berdasarkan luas lahan yang dikelola.
Menurutnya, kebutuhan Alsintan di setiap desa berbeda-beda, bergantung pada luas areal pertanian serta jumlah peralatan yang telah tersedia. Karena itu, pemerintah daerah perlu memiliki data yang akurat sebelum menentukan prioritas bantuan berikutnya.
Inventarisasi tersebut mencakup sejumlah peralatan, mulai dari traktor roda dua dan roda empat, combine harvester atau mesin panen kombinasi, hingga alat tanam. Ketersediaan masing-masing jenis peralatan akan dibandingkan dengan kebutuhan petani di lapangan.
“Apakah alat itu sudah memungkinkan memenuhi atau masih kurang. Nah, dari situ nanti bisa kita ajukan ke pemerintah,” ujar Mahfud. Senin (12/10/2026).
Selain memetakan kebutuhan, Dinas Pertanian PPU juga mencatat realisasi bantuan Alsintan untuk mendukung Brigade Pangan. Pada 2026, sebanyak 11 unit combine harvester telah diterima dari total usulan sebelumnya sebanyak 34 unit.
Bantuan lainnya meliputi 57 unit traktor roda dua, sekitar 43 unit traktor roda empat, serta 17 unit alat tanam. Sebagian besar peralatan tersebut bersumber dari bantuan pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Mahfud menjelaskan, pengajuan bantuan berikutnya tetap mengikuti mekanisme yang ditetapkan pemerintah, termasuk melalui aplikasi e-Banper atau Bantuan Pemerintah Elektronik. Informasi kebutuhan juga dihimpun melalui tenaga penyuluh pertanian di masing-masing wilayah.
Melalui pemetaan tersebut, Dinas Pertanian PPU berharap penyaluran bantuan Alsintan dapat lebih tepat sasaran. Ketersediaan data yang terperinci diharapkan membantu pemerintah menentukan prioritas dukungan peralatan berdasarkan kebutuhan nyata petani, sehingga kegiatan produksi pertanian dapat berjalan lebih optimal. (TN02)











