TitiknolKaltara

Polda Bahas Pengamanan Pemilu 2024 Bareng Pemprov dan Korem

174
×

Polda Bahas Pengamanan Pemilu 2024 Bareng Pemprov dan Korem

Sebarkan artikel ini

Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Kasmudi (tengah) bersama perwakilan Pemprov Kaltara dan Korem 092/Maharajalila.

TITIKNOL.ID, TANJUNG SELOR – Sebagai institusi yang bertanggungjawab terhadap keamanan, Polda Kaltara tengah mengkoordinasikan pengamanan Pemilu Serentak 2024, Selasa (10/10/2203).

Rapat koordinasi digelar Polda Kaltara bersama Pemprov Kaltara, Korem 092/Maharajalila, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara, Bawaslu Kaltara, diikuti pejabat utama Polda dan jajaran Polres. R

Rapat dipimpin oleh Wakapolda Brigjen Pol. Kasmudi. Dia menegaskan Polda Kaltara akan menggelar Operasi Mantap Brata Kayan 2023-2024 dalam rangka kesiapan pengamanan Pemilu 2024.

Dia menjelaskan bahwa pada 2024 Indonesia akan melaksanakan Pemilu Serentak dan saat ini sudah pada pelaksanaan tahapan dan segera akan memasuki tahapan inti, meliputi pendaftaran dan penetapan calon presiden, wakil presiden, calon legislatif, dan calon anggota DPD.

“Polri sebagai pemelihara kamtibmas dan penegak hukum membutuhkan dukungan semua pihak untuk menciptakan rasa aman, mengatasi potensi kerawanan, dan memastikan pemilu berkualitas,” kata Wakapolda.

Mengutip amanat Presiden RI Joko Widodo, Wakapolda menyebut sejumlah langkah yang perlu diambil, antara lain menjalin kerjasama erat dengan seluruh instansi Pemerintah dan lembaga penyelenggara pemilu.

Hal itu dinilai sangat penting dan esensial. Karena dengan komitmen bersama, semua lembaga terkait dapat menjalankan tugas pokok, fungsi, dan peranan secara lebih efektif untuk mewujudkan kamtibmas yang terpelihara dan memastikan Pemilu 2024 berlangsung aman, damai, dan adil.

Wakapolda menambahkan, demi mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif selama tahapan Pemilu 2024 dan menciptakan pesta demokrasi yang jujur dan adil, Polri melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Mantap Brata”.

Operasi itu dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia dengan sasaran mengamankan seluruh aktivitas yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu mulai partai politik, calon perorangan, hingga kegiatan masyarakat.

Baca Juga:   Inovasi "Pro Lanteraku" Masuk Lima Besar Nominasi OAPSI

“Operasi kepolisian ini dilaksanakan 222 hari terhitung sejak 19 Oktober 2023,” ujar dia.

Operasi ini melibatkan instansi dan lembaga terkait dengan membentuk satuan tugas (Satgas) antara lain Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Gakkum, Satgas Humas, Satgas Tindak, dan Satgas Bantuan Operasi.

Usai pembukaan, dilanjutkan penyampaian paparan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setprov Kaltara Datu Iqro Ramadhan, dilanjutkan Kasi Intel Korem 092/Maharajalila Kolonel Arh. Abraham Kalelo, Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kaltara Teguh Dwi Subagyo, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Fadliansyah, Karoops Polda Kaltara Kombes Pol. Prasodjo Wibowo, dan Dirintelkam Polda Kaltara Kombes Pol. Sigit Ari Widodo. (rls)