Bupati Syarwani: Generasi Muda Mesti jadi Penutur Aktif Bahasa Bulungan

Ilustrasi – Bupati Bulungan Syarwani ikut menari Jepen mengenakan pakaian adat Suku Bulungan. TITIKNOL.ID

TITIKNOL.ID, TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan meminta berbagai semua konsisten melestarikan Bahasa Bulungan agar generasi muda bisa menjadi penutur aktif.

“Bahasa Bulungan berpotensi mengalami kepunahan jika tidak dilestarikan, maka perlu peran semua pihak untuk menjaga dan melestarikan,” kata Bupati Bulungan, Syarwani di Tanjung Selor, Sabtu (28/10/2023).

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bulungan menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI). FTBI merupakan kebijakan Merdeka Belajar serta berdasarkan amanat Pasal 32 ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan bahwa negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional.

FTBI Bahasa Bulungan diikuti 33 pelajar tingkat SD dan SMP di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.

Selain itu, diikuti 12 pelajar tingkat SMP dengan jenis lomba baca puisi, mendongeng, serta lagu daerah tingkat SD.

Ada juga lomba pidato, berpantun, serta stand up comedy tingkat SMP.

Sebelumnya, Dinas Perpustakaan Provinsi Kalimantan Utara menyelenggarakan bedah dan peluncuran buku ‘Nun Labor Peradi?’, kamus Bahasa Bulungan – Bahasa Indonesia.

Buku itu diharapkan memberi kontribusi bagi penyebaran informasi dan pengetahuan bahasa Bulungan, secara khusus untuk generasi muda masa kini, dan masyarakat Kabupaten Bulungan, masyarakat Provinsi Kalimantan Utara, dan masyarakat Indonesia. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *