Kabar baik bagi warga Kaltara! Tak perlu lagi menempuh perjalanan darat yang melelahkan atau melipir ke Berau, Wings Air resmi membuka kembali rute langsung Balikpapan-Tanjung Selor mulai akhir Maret ini
TITIKNOL.ID, TANJUNG SELOR – Kabar segar bagi mobilitas masyarakat di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Maskapai Wings Air dipastikan akan kembali membuka rute penerbangan domestik yang menghubungkan Balikpapan dan Tanjung Selor secara langsung via Bandara Tanjung Harapan, Bulungan.
Langkah ini menandai kembalinya operasional pesawat jenis ATR milik grup Lion Air tersebut setelah sempat vakum akibat minimnya okupansi penumpang di masa lalu.
Berdasarkan jadwal yang dirilis, rute ini akan mulai beroperasi pada 26 Maret 2026, atau tepat setelah momentum libur Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
Jadwal Terbang 3 Kali Sepekan
Untuk tahap awal, penerbangan rute Balikpapan–Tanjung Selor (PP) ini dijadwalkan terbang tiga kali dalam seminggu, yakni setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu.
Kembalinya akses udara ini diharapkan menjadi urat nadi baru bagi urusan bisnis maupun mobilitas warga yang selama ini kerap menempuh jalur darat atau beralih ke bandara tetangga.
Kembalinya Wings Air juga diiringi perhatian khusus terkait tarif. Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, mengaku telah berkomunikasi langsung dengan pihak manajemen maskapai agar harga tiket tetap kompetitif dan tidak membebani masyarakat.
“Saya sudah berkomunikasi dengan Presiden Direktur (Lion Group) beberapa hari lalu. Khusus untuk penerbangan ATR yang melayani Tanjung Selor, saya meminta harga tiket maksimal Rp1 juta saja,” tegas Zainal, Rabu (11/3/2026).
Gubernur membandingkan dengan harga tiket rute Berau-Balikpapan yang stabil di bawah angka satu juta rupiah.
Menurutnya, jika harga dari Tanjung Selor menyentuh Rp1,3 juta hingga Rp1,4 juta, masyarakat akan tetap memilih berangkat melalui Berau.
“Kalau tiketnya Rp1 juta, saya yakin masyarakat akan memilih berangkat dari Tanjung Selor,” tambahnya optimis.
Pantauan Harga di Aplikasi Travel
Meski permintaan penyesuaian tarif telah dilayangkan, pantauan pada aplikasi Traveloka menunjukkan harga tiket untuk penerbangan perdana (26 Maret 2026) masih berada di angka Rp1.197.000.
Bahkan, memasuki akhir Maret dan awal April 2026, harga terpantau merangkak naik ke kisaran Rp1,3 juta.
Pemerintah Provinsi Kaltara berharap pihak maskapai dapat mempertimbangkan aspirasi tersebut agar tingkat keterisian penumpang (load factor) tetap terjaga dan rute ini dapat bertahan dalam jangka panjang tanpa harus ditutup kembali.
(*)












