Dinas Perkim PPU Bangun Jalan Lingkungan di Permukiman Kumuh

Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Penajam Paser Utara (PPU), terus berupaya untuk menangani sejumlah wilayah kumuh

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Yusuf Basra. TITIKNOL.ID

TITIKNOL.ID,PENAJAM – Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Penajam Paser Utara (PPU), terus berupaya untuk menangani sejumlah wilayah kumuh.

Luas permukiman kumuh di Penajam dan Maridan mencapai 40 hektare dan sudah masuk dalam SK pemerintah pusat.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Yusuf Basra menjelaskan, luas lahan yang masuk permukiman kumuh mencapai 30 hektare di Kecamatan Penajam dan 10 hektare di Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku.

Namun ia menyatakan, untuk daerah kumuh di bawah 10 Ha menjadi tanggung jawab Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Penajam Paser Utara (PPU).

“Kalau daerah kumuh di bawah 10 hektare itu menjadi tanggungjawab kami untuk ditangani,” jelasnya.

Yusuf menjelaskan, sejumlah indikator dijadikan sebagai daerah kumuh yakni bangunan rumah, jalan lingkungan, penyediaan air bersih, drainase lingkungan, pengelolaan air limbah.

Selain itu, juga ada pengelolaan persampahan dan proteksi kebakaran.

“Ada beberapa yang kami tangani seperti penyediaan air bersih dan jalan lingkungan. Biasanya untuk sanitasi itu dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Ia menyatakan, ke depan pihaknya akan terus berupaya agar permukiman kumuh di Penajam dan Maridan bisa terus berkurang.

Bahkan ia menargetkan nantinya setelah seluruh permukiman kumuh ini ditangani maka diharapkan di PPU nanti bebas dari daerah kumuh. (Advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *