Jelang Hadapi Persebaya di Liga 1, Borneo FC Justru Kehilangan Dua Pilar di Lini Pertahanan

Pemuncak Klasemen Liga 1 Borneo FC harus kehilangan dua pilar mereka yang menjadi benteng di lini bertahan.

TITIKNOL.ID – Borneo FC saat ini tengah dipusingkan dengan menepinya dua pemain kunci mereka di lini pertahanan.

Kedua pemain itu yakni Leo Lelis dan Agung Prasetyo, di tengah jadwal padat kompetisi Liga 1 2023-2024 yang menyisakan tujuh laga.

Meski sejauh ini performa tim masih stabil, pelatih Borneo FC, Pieter Huistra, berharap kondisi pemain bisa segera kembali seperti sedia kala.

Sebab, persaingan di babak championship series untuk memperebutkan gelar juara musim ini akan lebih sengit.

Bisa dibilang apabila tidak ada perubahan yang signifikan, Stefano Lilipaly dkk memastikan diri menjadi tim pertama yang lolos ke babak championship series.

“Mereka berdua, terutama Lelis (Leo), mempunyai validasi ulang dan itu sangatlah cepat, tetapi itu butuh waktu. Agung (Prasetyo) juga, ia mempunyai cedera yang mungkin bisa sembuh dalam 2-4 bulan dan semoga bisa lebih cepat,” tutur pelatih asal Belanda itu.

Ia pun memberi suntikan motivasi kepada dua pemain kuncinya itu untuk bisa menjalani pemulihan cedera dengan baik.

Duet Leo Lelis dan Agung Prasetyo selama ini memang menjadi pilihan utama Pieter Huistra di jantung pertahanan Borneo FC.

Sejauh ini, Leo Lelis telah main sebanyak 20 kali sepanjang musim.

Sementara itu, Agung Prasetyo baru main sebanyak 7 kali karena lebih banyak berkutat dengan cedera.

Posisinya pun diisi Silverio Silva maupun Leo Guntara yang bergantian menjadi rekan duet Leo Lelis.

Selain itu, beberapa kali, Pieter Huistra juga memberi kesempatan kepada pemain muda Borneo FC, Komang Teguh.

Solidnya lini pertahanan Borneo FC memang menjadi salah satu alasan konsistennya performa tim.

Hingga jelang pekan ke-28 Liga 1 2023-2024, gawang Borneo FC yang dikawal Nadeo Argawinata baru kebobolan 19 gol.

Baca Juga:   Borneo FC vs Persik Kediri, Tim Tamu Waspadai Stefano Lilipaly

Melihat hal itu, Paul Huistra berharap kedua pemain bisa lekas pulih.

Tim terus menjaga konsistensi performanya hingga babak championship series dan merebut gelar juara kasta tertinggi sepak bola Indonesia untuk pertama kalinya.

“Kami berusaha untuk membantu dan memberikan support kepada pemain dengan kuat di sini. Namun, mereka harus kembali dengan bagus karena ini penting bagi mereka,” ujar mantan Dirtek PSSI itu.

“Kami dalam posisi yang bagus, tetapi yang paling penting semua orang tetap tajam mempunyai pikiran untuk berkembang setiap waktu. Saya rasa itu yang paling penting saat ini dan bersenang-senang bersama, itu yang terbaik saat ini,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *