Olahraga

Lawan Oman di GBK, Timnas Indonesia Bidik Kemenangan Pertama Setelah 38 Tahun

3
×

Lawan Oman di GBK, Timnas Indonesia Bidik Kemenangan Pertama Setelah 38 Tahun

Sebarkan artikel ini
Bechkam Putra selebrasi usai mencetak brace saat Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis berakhir skor 4-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026) malam. (foto: Antara Foto)

TITIKNOL.ID – Timnas Indonesia bertekad mengakhiri catatan buruk saat menghadapi Oman pada laga FIFA Matchday yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (5/6/2026) pukul 20.00 WIB.

‎Laga ini menjadi kesempatan bagi skuad Garuda untuk memutus puasa kemenangan atas Oman yang telah berlangsung selama 38 tahun. Terakhir kali Indonesia mampu mengalahkan Oman terjadi pada ajang King’s Cup 1988 dengan skor meyakinkan 3-0.

‎Sejak kemenangan tersebut, Indonesia belum pernah lagi meraih hasil positif dalam empat pertemuan berikutnya. Dari empat laga itu, Garuda menelan tiga kekalahan dan hanya sekali bermain imbang.

‎Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengakui Oman merupakan lawan yang tidak mudah. Namun, ia optimistis timnya mampu mencatatkan sejarah baru dengan dukungan penuh para suporter yang memadati Stadion Gelora Bung Karno.

‎“Kami berharap para penggemar bisa memadati GBK besok malam dan benar-benar mendukung tim mereka. Kami belum pernah mengalahkan Oman dalam 38 tahun,” ujar Herdman dalam konferensi pers, Kamis (4/6/2026).

‎Menurutnya, catatan tersebut justru menjadi motivasi tambahan bagi skuad Garuda untuk tampil maksimal dan mengakhiri rekor negatif yang telah berlangsung cukup lama.

‎“Dan itu adalah tantangan bagi kami. Dengan dukungan kalian, kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk mencatatkan sejarah baru,” lanjutnya.

‎Optimisme serupa disampaikan bek Timnas Indonesia Kevin Diks. Pemain yang menjadi salah satu pilar penting di lini belakang itu menilai kondisi tim saat ini berada dalam situasi yang positif menjelang pertandingan.

‎Kevin menyebut seluruh pemain telah menjalani persiapan yang intensif dan mulai menemukan ritme permainan yang diinginkan oleh tim pelatih.

‎“Kami berada di posisi yang bagus. Saya pikir kami telah melewati beberapa hari yang cukup berat bersama untuk membangun ritme. Semua orang berada di arah yang sama, pengaturan yang sama, keputusan taktis yang sama, dan semuanya,” kata Kevin.

‎Ia juga menilai atmosfer di dalam tim sangat baik dan menjadi modal penting untuk menghadapi Oman. Karena itu, ia berharap dukungan suporter dapat menjadi energi tambahan bagi para pemain di lapangan.

‎“Saya pikir kami berada di posisi yang bagus, atmosfer yang baik dalam tim, dan ya, kami membutuhkan dukungan kalian besok. Semoga kami bisa mengalahkan Oman untuk pertama kalinya dalam 38 tahun terakhir,” ucapnya.

‎Kemenangan atas Oman tidak hanya akan menjadi hasil positif dalam agenda FIFA Matchday, tetapi juga menjadi catatan sejarah baru bagi Timnas Indonesia yang berupaya mengakhiri dominasi lawan yang telah bertahan hampir empat dekade. (*/)