PILKADA – Sekretaris DPC PDI Perjuangan Penajam Paser Utara (PPU) Ishaq Rahman. TITIKNOL.ID
TITIKNOL.ID,PENAJAM – Menjelang Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) Penajam Paser Utara (PPU) yang akan digelar November mendatang, sejumlah partai politik mulai mengadang-gadang kadernya untuk bersaing memperbutkan orang nomor satu di PPU.
Seperti yang disampaikan Sekretaris DPC PDI Perjuangan PPU, Ishaq Rahman, Senin (11/3/2024).
Ia menjelaskan, untuk Pilkada nanti partainya akan mengusung kader sendiri yakni Ketua DPC PDIP PPU Hartono Basuki.
“Kami mau dorong ketua kami yakni Pak Hartono untuk maju di Pilkada,” jelasnya.
Mengenai PDIP yang tidak mengusung kadernya di Pilkada PPU, ia menyatakan bahwa untuk Pilkada nanti wajib untuk mengusung kader sendiri.
“Kita hilangkan tradisi itu dan kami akan mengusung kader sendiri,” ujarnya.
Untuk itu, pihaknya akan mengggelar Konferensi Cabang (Konfercab) PDIP Juli mendatang.
Konfercab ini akan membahas mengenai calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung di Pilkada.
“Sementara ini Pak Hartono yang akan kami dorong untuk maju. Persoalan ada nama lain saat Konfercab kita lihat nanti,” katanya.
Bukan hanya itu, pihaknya juga menyadari untuk mengusung calon bupati dan wakil bupati masih akan melakukan koalisi dengan partai politik, karena perolehan kursi di DPRD hanya 3 sementara untuk mengusung minimal 5 kursi.
Tak Capai Target di Pileg
Sementara mengenai hasil pemilihan legislatif, Ishaq mengatakan bahwa target tidak tercapai.
Karena target dalam Pileg lalu PDIP harus meraih 5 sampai 6 kursi di DPRD PPU.
“Tapi kami hanya bisa meraih 3 kursi dan ini tidak mencapai target,” katanya.
Dengan perolehan kursi di DPRD PPU, maka untuk pimpinan legislatif tidak lagi dijabat kadernya untuk 5 tahun mendatang.
Mengenai evaluasi di Pileg, Ishaq mengatakan bahwa pihaknya perlu melakukan kaderisasi agar Pileg 2029 mendatang PDIP bisa kembali menaikkan suaranya.
“Kami kekurangan kader sehingga perlu dilakukan kaderisasi,”jelas Ishaq yang berhasil duduk di DPRD PPU.(*)












