Penajam

Dispusip PPU Gelar Tilawah Alquran di Bulan Ramadhan, Ini Tujuannya

425
×

Dispusip PPU Gelar Tilawah Alquran di Bulan Ramadhan, Ini Tujuannya

Sebarkan artikel ini

Tilawah ini digelar pustakawan, arsiparis dan staf dengan tujuan untuk meningkatkan keberkahan dan keberkaitan spiritual di lingkungan perpustakaan

TILAWAH – Sejumlah staf Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Penajam Paser Utara menggelar tilawah Alquran di bulan Ramadhan. TITIKNOL.ID

TITIKNOL.ID,PENAJAM – Dinas Perpustaan dan Arsip Daerah (Dispusip) Penajam Paser Utara (PPU), mengisi Ramadhan dengan berbagai kegiatan.

Sehari sebelumnya, Dispusip PPU membagikan ratusan takjil atau makanan berbuka kepada para pengguna jalan.

Hari ini, Kamis (14/3/2024) mereka kembali mengisi dengan menggelar Tilawah Alquran.

Tilawah ini digelar pustakawan, arsiparis dan staf dengan tujuan untuk meningkatkan keberkahan dan keberkaitan spiritual di lingkungan perpustakaan.

Selain itu, juga memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mendengarkan atau mengikuti pembacaan Alquran sebagai bentuk ibadah dan pengembangan diri secara spiritual.

“Ini juga sebagai implementasi, pemanfaatan Perpustakaan yg berbasis Inklusi sosial,” jelas Kepala Dispusip PPU, Muhammad Yusuf Basra.

Ia menjelaskan, kegiatan tilawah Alquran dalam konteks transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial memiliki maksud dan tujuan yang beragam.

Maksudnya adalah untuk menciptakan lingkungan yang inklusif, di mana semua individu merasa diterima dan dihargai, tanpa memandang latar belakang agama atau kepercayaan.

Kegiatan tilawah Alquran menjadi salah satu cara untuk mempromosikan toleransi dan pemahaman lintas agama di dalam perpustakaan.

“Ini juga untuk memperkuat hubungan antara anggota staf perpustakaan dan komunitas lokal. Kegiatan tilawah Alquran dapat menjadi wadah untuk mempererat ikatan sosial antara staf perpustakaan, pengunjung, dan komunitas lokal, menciptakan rasa persatuan dan kebersamaan di antara mereka,” jelas Yusuf Basra.

Kemudian lanjutnya, mendorong inklusi sosial dengan menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan berbagai kelompok masyarakat, perpustakaan dapat menjadi tempat yang inklusif, di mana semua orang merasa diterima dan dihargai, tanpa diskriminasi.

Selain itu, juga untuk memperluas pemahaman dan apresiasi terhadap budaya dan kepercayaan yang berbeda.

Baca Juga:   Pj Bupati Ajak Warga Meriahkan Malam Apresiasi HUT PPU, Hadirkan Cakra Khan

Kegiatan tilawah Alquran memberikan kesempatan bagi anggota staf dan pengunjung perpustakaan untuk memperdalam pemahaman mereka tentang agama Islam dan nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran, sehingga memperkaya perspektif dan pemahaman mereka tentang keragaman budaya.

“Kegiatan tilawah Alquran di perpustakaan daerah dalam bulan Ramadhan tidak hanya menjadi sarana ibadah bagi umat Islam, tetapi juga merupakan upaya konkret untuk memperkuat inklusi sosial dan memperluas cakupan transformasi perpustakaan menuju lingkungan yang lebih inklusif dan beragam,” ucapnya. (Advertorial)