Nasional

Viral! Pejabat Bandara Ajak YouTuber Korea Selatan ke Hotel, Kini Dicopot Kemenhub

×

Viral! Pejabat Bandara Ajak YouTuber Korea Selatan ke Hotel, Kini Dicopot Kemenhub

Sebarkan artikel ini

UPB Sangia Nibandera Kolaka, Sulawesi Tenggara, Asri Damuna, viral YouTuber asalKorsel ke hotel.

Aksi pria botak ajak Youtuber asal korea ke hotel viral di media sosial. (HO/Tangkapan layar)

TITIKNOL.ID – Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPB) Sangia Nibandera Kolaka, Sulawesi Tenggara, Asri Damuna, viral mengajak YouTuber asal Korea Selatan (Korsel) ke hotel.

Sebelumnya, sebuah video memuat interaksi pria berkepala plontos dengan perempuan Korsel viral di media sosial (medsos).

Terlihat pria botak dalam interaksinya menggoda wanita Korsel dengan mengajaknya ke hotel.

Peristiwa itu terjadi di sebuah tempat makan.

Awalnya wanita Korsel yang diketahui seorang YouTuber itu tengah makan seorang diri.

Tak berselang lama, ia bertegur sapa dengan pengunjung di dekatnya.

YouTuber Korsel itu lalu berpindah tempat duduk.

Dia terlihat satu meja dengan seorang pria botak tersebut. Interaksi yang canggung kemudian terjalin.

Setelah terlibat obrolan ringan mengenai tujuan kedatangan YouTuber Korsel itu ke Indonesia, pria botak tersebut lalu mengajak perempuan asal Korsel itu ke hotelnya.

Permintaan itu kemudian ditolak oleh YouTuber Korsel tersebut.

Identitas pria botak itu kini mulai terkuak seusai video itu viral.

Sosok tersebut diduga merupakan bekerja di instansi di bawah Kementerian Perhubungan.

Kini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengambil sikap tegas terkait hal tersebut dengan mencopot Asri dari jabatannya.

Dilansir dari berbagai, Kementerian Perhubungan sangat menyesalkan video viral yang melibatkan Asri.

“Yang bersangkutan telah dibebastugaskan guna memudahkan penyelidikan dan tindakan lebih lanjut,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati kepada detikcom, Jumat (10/5/2024).

Adita mengatakan kasus itu juga telah mendapatkan perhatian dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Menhub Budi meminta Asri diberikan sanksi tegas jika terbukti melakukan pelanggaran.

“Jika terbukti benar, maka artinya yang bersangkutan tidak dapat menjaga marwah sebagai Aparatur Sipil Negara. Kemungkinan akan ada sanksi internal terkait hal tersebut,” kata Adita.

Baca Juga:   Mengenal Hak Angket, Berikut Fungsi dan Tata Cara Pelaksanaannya

Adita mengatakan Asri saat ini masih menjalani pemeriksaan internal oleh pejabat Kemenhub.

Dia berharap para pegawai Kemenhub bisa menjaga nama baik institusi.

“Kemenhub berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Kami meminta kepada seluruh ASN agar dapat menjaga marwah dan etika baik sebagai pegawai pemerintah,” ujar Adita. (*)