BulunganTitiknolKaltara

Bupati Bulungan Bahas Kerjasama “Tenguyun” dengan YKAN untuk Perkuat Pembangunan Lanskap Kayan

×

Bupati Bulungan Bahas Kerjasama “Tenguyun” dengan YKAN untuk Perkuat Pembangunan Lanskap Kayan

Sebarkan artikel ini
Bupati Bulungan Syarwani (lima kiri) bersama Sekda Risdianto dan pimpinan Yayasan Konservasi Alam Nusantara dan lembaga Filantropi MaCP serta CLUA-DDA berfoto bersama usai bersilaturahmi di Tanjung Selor, Rabu (29/5/2024) malam. IST/Dokpim Bulungan

TITIKNOL.ID – Bupati Bulungan Syarwani menjamu makan malam pimpinan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) dan lembaga filantropi MaCP serta CLUA-DDA di hotel Luminor, Rabu (29/5/2024) malam. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas kerjasama Tenguyun yang melibatkan unsur Pentahelix dalam rangka memperkuat pelaksanaan 15 program prioritas kabupaten Bulungan, khususnya yang berada di lanskap Kayan, melalui Integrated Area Development (IAD) berbasis perhutanan sosial.

Bupati Syarwani didampingi oleh Sekretaris Daerah Bulungan Risdianto dan Prof.DR. Jabarsyah selaku Ketua Pokja REDD Kaltara. Dari YKAN, hadir Direktur Eksekutifnya Herlina Hartanto, Ph.D, juga Direktur Indonesia Teresterial Program DR. Ruslandi dan beberapa staff senior YKAN lainnya. Sedangkan tamu lainnya Ibu Wuriyati (Pimpinan MACP), Ibu Tides dan ibu Garnita dari CLUA-DDA.

Konsep IAD Lanskap Kayan

Bupati Syarwani menjelaskan bahwa IAD Lanskap Kayan Bulungan, dengan luasan lanskap sekitar 600 ribu hektar dan terdiri dari 18 Desa mulai dari Antutan sampai dengan Long peleban, merupakan konsep dan inovasi pertama di Kalimantan Utara.

Konsep ini mencoba mengintegrasikan antara Pembangunan Kawasan perdesaan dengan perhutanan sosial sehingga memperkuat percepatan Pembangunan di kabupaten Bulungan.

“Diharapkan dengan konsep ini akan muncul produk-produk unggulan desa-desa di lanskap Kayan. Desa-desa didorong untuk kompetensi dalam inovasi produk unggulan sekaligus kerja sama dalam skala lanskap,” ujar Bupati Syarwani.

Pengembangan Sistem Informasi Desa dan Tantangan di Sektor Hilir

Bupati Syarwani juga menyampaikan rasa senangnya atas tuntasnya pengembangan Sistem Informasi Desa di 74 desa termasuk di lanskap Kayan. Sejalan dengan itu, pemerintah kabupaten juga terus berbenah dalam rangka peningkatan kapasitas dan kualitas pelayanan kepada Masyarakat desa.

Bupati menyadari bahwa tantangan lain yang harus dijawab adalah di sektor hilir, termasuk pemasaran produknya.

Baca Juga:   Wagub Yansen TP: Progres Pembangunan Gedung Diklat sudah 40 Persen

“Kita harus terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk YKAN, MaCP dan CLUA-DDA, untuk mengatasi tantangan di sektor hilir dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan serta kesejahteraan masyarakat Bulungan,” kata Bupati Syarwani.

Apresiasi dan Kerja Sama Masa Depan

Di akhir jamuan dan ramah tamah, Bupati Syarwani menyampaikan apresiasi kepada pimpinan YKAN, MaCP dan CLUA-DDA atas dukungan dan kerja sama. Ia juga mengajak untuk memperkuat kerja sama di masa depan guna pencapaian pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat Bulungan. (*/wil/adv)