Titiknol IKN

Australian Independent School Mulai Dibangun di Ibu Kota Nusantara Kaltim, Jokowi Ingin Kelas Dunia

609
×

Australian Independent School Mulai Dibangun di Ibu Kota Nusantara Kaltim, Jokowi Ingin Kelas Dunia

Sebarkan artikel ini
PENDIDIKAN DI IKN - Pengembangan fasilitas pendidikan berkualitas, Presiden Jokowi melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking kawasan pendidikan Australian Independent School (AIS) Nusantara, di Ibu Kota Nusantara, Provinsi Kalimantan Timur. Pembangunan kampus dengan fasilitas berstandar internasional akan memberikan kesempatan kepada para siswa untuk belajar dan berkembang di lingkungan yang kondusif serta berstandar global.

Presiden Jokowi mengatakan, kehadiran AIS Nusantara ini sebagai wujud komitmen dalam penyediaan infrastruktur pendukung berkelas internasional di Ibu Kota Nusantara.

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Fasilitas pendidikan bertaraf internasional mulai dibangun di area Ibu Kota Nusantara, Provinsi Kalimantan Timur. 

Kali ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking kawasan pendidikan Australian Independent School (AIS) Nusantara, di Ibu Kota Nusantara, Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (25/9/2024).

Presiden Jokowi mengatakan, kehadiran AIS Nusantara ini sebagai wujud komitmen dalam penyediaan infrastruktur pendukung berkelas internasional di Ibu Kota Nusantara.

Termasuk lembaga pendidikan berkualitas dunia.

Ia berharap, AIS dapat menyelenggarakan pendidikan kelas dunia di Ibu Kota Nusantara, serta mempromosikan pendidikan global tinggi di Nusantara. 

“Memberikan pilihan pendidikan yang bermutu bagi warga di IKN yang berasal dari berbagai daerah, negara dan berbagai latar belakang,” kata Presiden Jokowi. 

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan Penandatangan Perjanjian Pemanfaatan Tanah Pengalokasian Lahan Aset Dalam Penguasaan Otorita IKN dan Akta Notariil Perjanjian antara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dan PT. AIS Property Asia.

Pembangunan kawasan pendidikan AIS Nusantara dengan estimasi nilai investasi Rp 150 Miliar.

Dibangun di atas lahan seluas 7.900 meter persegi di Nusantara, dengan total luas bangunan yang direncanakan mencapai 10.000 meter persegi.

Kawasan pendidikan ini dirancang untuk menampung hingga 750 siswa, dari jenjang pendidikan usia 3 tahun hingga tingkat SMA (kelas 12).

Kawasan pendidikan AIS Nusantara akan menyediakan fasilitas laboratorium sains dan fasilitas science, technology, engineering, and mathematics (STEM) berstandar internasional.

Dilengkapi amfiteater dalam ruangan, ruang seni pertunjukan, kolam renang semi-olimpiade, serta berbagai fasilitas olahraga seperti lapangan sepak bola, lapangan tenis, lapangan basket, bulu tangkis, dan voli, berstandar internasional.

Baca Juga:   Luhut Minta Persoalan Lahan Diselesaikan di IKN Nusantara untuk Permudah Investor

Craig Eldred, Principal of AIS Indonesia Kampus Jakarta, menyebut pembangunan AIS Nusantara dengan fasilitas pendidikan berstandar nasional sejalan dengan visi besar Indonesia mencapai Generasi Emas 2045.

Dalam menyiapkan generasi masa depan yang cerdas, unggul dan mengedepankan inklusivitas, serta berkelanjutan melalui pembangunan kawasan pendidikan AIS Nusantara.

“Pembangunan kampus dengan fasilitas berstandar internasional akan memberikan kesempatan kepada para siswa untuk belajar dan berkembang di lingkungan yang kondusif serta berstandar global,” ujarnya. (*)