Penajam

Pantau Harga dan Ketersediaan Pangan, Dinas KUKM Perindag PPU: Kondisi Aman

841
×

Pantau Harga dan Ketersediaan Pangan, Dinas KUKM Perindag PPU: Kondisi Aman

Sebarkan artikel ini

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (KUKM Perindag) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyatakan kondisi harga pangan saat ini dalam status aman dan stabil mendekati akhir tahun.

Pihaknya pun sudah melakukan upaya dalam menjaga stabilitas harga, termasuk monitoring harga di beberapa pasar dan distributor, serta bersinergi dalam melaksanakan operasi pasar pada Gerakan Pangan Murah yang digagas Dinas Ketahanan Pangan.

“Saat ini, kondisi harga-harga masih stabil. Untuk itu kami telah memonitor harga pasar dan distributor di empat titik kecamatan se PPU, melakukan operasi pasar yang digabungkan dengan GPM bersama Dinas Ketahanan Pangan kemarin,” ungkap Marlina, Kepala Bidang Perdagangan Diskukmperindag PPU, Jumat (15/11/2024).

Berdasarkan pengalaman tahun ke tahun, tingginya permintaan pasar tak dipungkiri akan terjadi lonjakan harga oleh pedagang.

Dinas KUKM Perindag menyikapi hal ini menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga tetap terjaga hingga Peringatan Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Natal dan Tahun Baru, dengan memastikan kelancaran proses distribusi pangan di wilayah PPU.

Untuk komoditas pangan di PPU, pendistribusiannya didatangkan dari berbagai daerah seperti Surabaya, Banjarmasin, dan Makassar menggunakan jalur laut dan darat.

Marlina mengatakan, dibukanya jalur tempuh Pulau Balang mulai Desember nanti, diharapkan dapat memperlancar proses distribusi pangan.

“Alhamdulillah, bulan Desember jalan Pulau Balang akan dibuka. Melalui jalur ini, distribusi laut yang biasanya memerlukan waktu mencapai tiga jam dari Balikpapan menggunakan kapal Feri, diharapkan menjadi lebih efisien,” katanya.

Kecenderungan naiknya harga pangan ialah pada saat menjelang hari besar keagamaan seperti Natal dan Tahun Baru mendatang.

Sementara permintaan masyarakat tetap tinggi. Oleh sebab itu, pemerintah terus melaksanakan pemantauan harga dan ketersediaan pangan di tengah masyarakat agar kebutuhan mereka terpenuhi.

Baca Juga:   Jalan Tol Balikpapan-IKN Mulai Beroperasi Juli, 57 Km Hanya Ditempuh 45 Menit

“Meski begitu, apabila terjadi kenaikan bahan pokok perbedaannya semoga tidak terlalu signifikan, misalnya harga bawang merah dari Rp 40.000 per kilo dapat naik hanya menjadi Rp 42.000, per kilo,” tutupnya. (TN01)