TITIKNOL.ID – Penampilan Borneo FC Samarinda di Liga 1 musim 2024/2025 saat ini nyatanya cukup berbeda dibanding musim lalu.
Musim lalu, skuad berjuluk Pesut Etam mengawali musim dengan sangat baik dengan 19 laga tanpa kekalahan.
Sementara musim ini, Borneo FC melakoni pertandingan dengan tidak terlalu bagus.
Dari 13 pertandingan, Pesut Etam telah meraih enam kemenangan, empat kali imbang, dan tiga kekalahan.
Teranyar, Pesut Etam bahkan harus rela ditahan imbang PSIS Semarang di laga kandang.
Pada duel panas yang berlangsung di Stadion Batakan, Borneo FC hanya punya beberapa peluang untuk mencetak gol, namun gagal dieksekusi dengan baik.
Susah payah menahan serangan PSIS Semarang, juga diakui pemain Borneo FC, Kei Hirose.
Pesepakbola berdarah Jepang itu menyadari jika mereka bisa membuat gol dengan cepat, pertandingan akan berjalan dengan mudah.
Nyatanya, mereka bermain dengan minim serangan dibanding lawan.
Namun, ia mengaku tak ingin memikirkan hal lain, dan fokus pada pertandingan melawan Persija.
“Tentu saja melawan Persija bukan pertandingan yang mudah karena kami bermain away. Laga kali ini cukup mengecewakan tapi kami akan fokus untuk melawan Persija,” ujarnya.
Pelatih Borneo FC Samarinda Pieter Huistra menyebut, laga kontra Persija Jakarta merupakan pertandingan dengan level yang berbeda.
Tim tersebut merupakan tim yang cukup konsisten dengan skema pemainnya.
Banyak tim yang mengganti formasi normalnya. Misalnya PSIS yang awalnya bermain dengan skema 4-3-3, saat menghadapi Pesut Etam justru menaruh lima pemain di lini belakang.
“Persija merupakan tim yang kuat. Mereka bermain seperti Borneo dengan permainan terbuka. Semoga hasilnya nanti lebih baik tidak seperti hari ini. Karena kondisi lapangannya juga tidak bagus. Itu bukan sebuah alasan, kami harus bisa mengontrolnya dan membuat peluang,” tuntas Pieter. (*)












