TITIKNOL.ID – Borneo FC Samarinda masih menjaga asa untuk meraih gelar Super League Indonesia musim 2025/2026.
Hingga pekan ke-28, tim berjuluk Pesut Etam berada di posisi kedua klasemen dengan raihan 63 poin, terpaut dua angka dari Persib Bandung yang memimpin dengan 65 poin.
Anak asuh Fabio Lefundes berambisi merebut gelar dari sang juara bertahan, meski harus menghadapi persaingan ketat di sisa musim.
Persaingan papan atas semakin memanas setelah Persib hanya meraih hasil imbang saat menghadapi Dewa United, membuka peluang bagi Borneo FC untuk memangkas jarak.
Di bawah kedua tim tersebut, Persija Jakarta juga terus menempel di posisi ketiga dengan koleksi 59 poin.
Secara matematis, Borneo FC masih berpeluang meraih tambahan maksimal 18 poin dari enam pertandingan tersisa, yang dapat membawa mereka finis dengan total 81 poin.
Namun, peluang juara tetap bergantung pada hasil Persib. Jika Maung Bandung terus meraih kemenangan, mereka bisa mengunci gelar lebih cepat dengan potensi maksimal 83 poin.
Skenario terbuka jika Persib kehilangan poin dalam beberapa laga ke depan, yang bisa dimanfaatkan Borneo untuk menyalip di klasemen akhir.
Dalam regulasi kompetisi, jika kedua tim memiliki poin sama, penentuan peringkat akan ditentukan melalui head-to-head sebelum selisih gol, sehingga setiap pertandingan tersisa menjadi krusial bagi kedua tim.
Enam Laga Menghadang
Kini, yang bisa Peralta cs lakukan adalah berusaha dengan maksimal mencetak kemenangan di enam laga tersisa. Sebab, perhitungan bisa berubah jika Borneo kehilangan poin.
Potensi Persib untuk kampiun bisa jadi menguat. Setiap hasil imbang atau kekalahan rival akan berpengaruh pada peluang memastikan gelar.
Meski Borneo pernah cetak 11 kali pertandingan tanpa kekalahan, tapi untuk bisa konsisten hingga pekan ke-27 jelas bukan hal mudah.
Ada sejumlah tim tangguh yang menghadang, belum dengan berbagai tantangan yang mungkin terjadi seperti stamina pemain di tengah jadwal yang padat.
Sejauh ini, Borneo FC datang dengan modal performa yang stabil. Pesut Etam tercatat tidak terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhir.
Terdekat, Borneo bakal menghadapi Semen Padang pada 25 April 2026 (kandang), Persik pada 5 Mei, Persita pada 11 Mei.
Kemudian ada Bali United pada 17 Mei, Persijap pada 23 Mei, dan Malut United yang jadwalnya masih belum ditentukan.
Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, mengungkap timnya diminta tak terpeleset sedikit pun menuju akhir kompetisi Super League musim ini.
”Target kami mengamankan tiga angka di Parepare berhasil kami penuhi. Tapi yang harus diingat, masih ada rentetan pertandingan lain harus diselesaikan dengan hasil serupa,” ujar Dandri.
Di pekan ke-29, Borneo FC akan bermain di kandang sendiri melawan Semen Padang. Dandri menegaskan tim tak boleh lengah.
”Sejak berakhirnya putaran pertama, saya tegaskan semua pertandingan sisa di putaran kedua adalah final dan kami akan berusaha keras menyelesaikan pertandingan dengan hasil maksimal siapa pun lawan kami,” kata dia.
Rangkaian hasil positif menjaga peluang Borneo tetap terbuka dalam perburuan gelar, sekaligus menjadi tekanan bagi Persib di puncak klasemen. (*/)












