TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, buka suara merespons aksi unjuk rasa 21 April yang digelar di Gedung DPRD dan Kantor Gubernur di Samarinda.
Rudy menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa, masyarakat, serta berbagai elemen yang telah menyuarakan aspirasi sebagai bagian dari kontrol sosial.
“Terima kasih masukan adik-adik mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat. Masukan hari ini sangat berarti dan menjadi bahan evaluasi bagi kami,” ujarnya melalui video yang diunggah di media sosial, Selasa (21/4).
Ia menegaskan, kritik yang disampaikan akan menjadi dasar bagi Pemerintah Provinsi Kaltim untuk memperbaiki kinerja ke depan.
Rudy juga berharap masyarakat terus berperan aktif menjadi pengawas serta mitra pemerintah dalam proses evaluasi dan pembangunan daerah.
“Di tangan kalianlah masa depan Kalimantan Timur akan ditentukan,” tambahnya.
Aksi yang berlangsung di DPRD dan Kantor Gubernur tersebut mengusung tiga tuntutan utama, yakni audit seluruh kebijakan Pemprov Kaltim, penghentian praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta mendesak DPRD menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal.
Namun, dalam aksi tersebut, Rudy Mas’ud dan Ketua DPRD Kaltim Hasanudin Mas’ud tidak hadir menemui massa.
Perwakilan demonstran di DPRD Kaltim diterima oleh Wakil Ketua I DPRD Kaltim Ekti Imanuel yang menyatakan kesediaan menandatangani pakta integritas yang diajukan massa.
Meski demikian, massa tetap menyoroti ketidakhadiran pimpinan DPRD dan menegaskan akan kembali menggelar aksi dengan jumlah lebih besar apabila tuntutan tidak direalisasikan. (*/)
Gubernur Rudy Mas’ud Respons Aksi 21 April, Apresiasi Kritik Mahasiswa dan Janji Perbaikan Kinerja












